Aset Rusia Dialihkan ke Ukraina, Belgia Ingatkan Bahaya Besar yang Tak Terduga

Sabtu, 22 Juni 2024 - 19:18 WIB
loading...
Aset Rusia Dialihkan...
Belgia mengingatkan pembekuan aset-aset Rusia untuk dialihkan kepada Ukraina akan berdampak kepada konsekuensi yang tak terduga. FOTO/Sputnik
A A A
JAKARTA - Belgia mengingatkan pembekuan aset-aset Rusia untuk dialihkan kepada Ukraina akan berdampak kepada konsekuensi yang tak terduga. Bahaya risiko tersebut diungkapkan oleh Menteri Keuangan Belgia Vincent Van Peteghem.

Belgia saat ini memegang jabatan presiden Dewan Uni Eropa. Yurisdiksi negara ini juga menjadi tuan rumah Euroclear yang menyimpan sebagian besar aset-aset Rusia yang dibekukan.

"Ada dua hal yang sangat penting bagi negara kami yaitu tidak menyentuh aset itu sendiri, karena mengubah kepemilikannya dapat menimbulkan konsekuensi yang tidak dapat diprediksi secara finansial dan hukum. Kedua adalah membagi risiko, ini adalah isu yang sangat penting," ujar dia dilansir dari Sputnik, Sabtu (22/6/2024).

Baca Juga: Barat Ciptakan Musuh-musuh, Hasilkan Sekutu Melimpah bagi Rusia

Setelah konflik Rusia dan Ukraina, Uni Eropa dan negara-negara G7 membekukan hampir separuh cadangan mata uang asing Rusia, sekitar 300 miliar euro. Lebih dari 200 miliar euro disimpan di Uni Eropa terutama di akun Euroclear Belgia salah satu sistem penyelesaian dan kliring terbesar di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Rekomendasi
Haru, Alfatih Putra...
Haru, Alfatih Putra Mendiang Mpok Alpa Bawa Rapor ke Makam Sang Bunda Setelah Naik Kelas
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Berita Terkini
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Infografis
3 Senjata Rusia yang...
3 Senjata Rusia yang Paling Ditakuti oleh Militer Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved