Sinar Mas Agribusiness Soroti Transformasi Rantai Pasok Kelapa Sawit

Jum'at, 03 Agustus 2018 - 15:51 WIB
Sinar Mas Agribusiness...
Sinar Mas Agribusiness Soroti Transformasi Rantai Pasok Kelapa Sawit
A A A
JAKARTA - Sinar Mas Agribusiness and Food yang beroperasi di bawah Golden Agri-Resources (GAR) meluncurkan Laporan Keberlanjutan Perusahaan untuk tahun 2017. Laporan tersebut menyoroti tonggak pencapaian penting dalam upaya Perusahaan mentransformasi rantai pasok kelapa sawitnya.

Sinar Mas Agribusiness and Food mencapai 100% Kemamputelusuran ke Perkebunan (Traceability to the Plantation atau "TTP") pada akhir tahun 2017 untuk 44 pabrik kelapa sawit (PKS) miliknya. Ini berarti 39% dari rantai pasok kelapa sawit Perusahaan kini sepenuhnya dapat ditelusuri. Dan kini Perusahaan bekerja sama dengan lebih dari 420 PKS pemasok pihak ketiga untuk membantu mereka mewujudkan TTP pada akhir 2020.

“Dengan TTP - berarti Sinar Mas Agribusiness and Food dapat menjamin sumber bahan baku Perusahaan. Hal ini juga sejalan dengan upaya yang dilakukan oleh para pihak lain di sektor kelapa sawit, termasuk para pelanggan utama kami yang terus mengupayakan transparansi penuh di rantai pasok kelapa sawit mereka," jelas Chairman dan CEO Sinar Mas Agribusiness and Food Franky Oesman Widjaja.

"Bagi kami, pencapaian ini adalah bagian penting dari upaya lebih luas untuk membantu pemasok menuju arah yang lebih baik. Melalui pelibatan peran pihak terkait secara lebih mendalam, kami dapat mengurangi risiko rantai pasok sekaligus membantu mendorong agar industri ini jadi lebih tangguh dan bertanggung jawab,” sambungnya.

Sejalan dengan upaya pemetaan Sinar Mas Agribusiness and Food, Perusahaan melakukan kunjungan lapangan yang ditargetkan; memantau pemasok sebagai bagian dari penilaian dan manajemen risiko; serta menilai kebutuhan pemasok untuk membantu mereka meningkatkan kapasitas dalam penerapan praktik yang bertanggung jawab.

Sebagai bagian dari upaya sosialisasi yang sedang berlangsung saat ini, Sinar Mas Agribusiness and Food mengadakan lokakarya tahunan SMART SEED (Social and Environmental Excellence Development) untuk pemasok dengan beragam tema praktis seperti memperoleh sertifikasi, membenahi praktik ketenagakerjaan, dan menerapkan kemamputelusuran.

Sinar Mas Agribusiness and Food juga mengadakan lokakarya khusus sesuai kebutuhan, dan pada tahun 2017 telah menyelenggarakan lokakarya bagi pemasok untuk meningkatkan kesadaran akan status lindung Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) di Aceh serta cara meningkatkan praktik pengadaan untuk menghindari pengadaan kelapa sawit dari petani yang mungkin menjalankan kegiatan di dalam kawasan lindung.

Pencapaian TTP secara penuh akan membantu Sinar Mas Agribusiness and Food berbagi praktek yang bertanggung jawab dengan lebih banyak agen, pedagang, dan petani kelapa sawit di rantai pasoknya. Kemajuan yang dicatat di bidang ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDG) 12 - Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab – seiring upaya Perusahaan dalam mencoba meningkatkan mata pencaharian pemasok, terutama petani kelapa sawit, sekaligus menjamin produksi yang berkelanjutan.

Pada tahun 2017, Sinar Mas Agribusiness and Food juga mencatat terobosan dalam peningkatan produktivitas jangka panjang melalui peluncuran dua benih tanaman baru - Eka 1 dan Eka 2. Benih klonal non-transgenik yang berpotensi memberi hasil lebih dari 10 ton CPO/hektar setiap tahunnya, siap merevolusi capaian produktivitas dan akan diluncurkan secara bertahap di perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food mulai tahun 2022.

Eka 1 dan Eka 2 merupakan buah dari keyakinan Perusahaan sejak lama dalam investasi teknologi dan penelitian & pengembangan (litbang) untuk memajukan produktivitas berkelanjutan, sekaligus mengurangi kebutuhan untuk membuka lahan lebih luas untuk budidaya perkebunan. Hal ini menempatkan Perusahaan di jalur yang tepat untuk mewujudkan SDG 2 yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian guna mengakhiri kelaparan global.

Sinar Mas Agribusiness and Food terus mencapai kemajuan di bidang lain termasuk kemitraan konservasi yang inovatif bersama masyarakat. Pemetaan dan Perencanaan Konservasi Partisipatif terus berlanjut dengan 13 desa di bawah payung kemitraan konservasi guna melindungi kawasan hutan Stok Karbon Tinggi (SKT) seluas lebih dari 7.000 hektar. Kemajuan Perusahaan dalam pelestarian hutan dan prakarsa lingkungan lainnya itu turut andil pada pencapaian SDG 15, yaitu menjaga ekosistem darat.

SR2017 disusun berdasarkan Pedoman Pelaporan Standar Global Reporting Initiative (GRI). Laporan lengkapnya dapat diakses di situs web Perusahaan. Sinar Mas Agribusiness and Food melalui bisnis operasinya Golden Agri-Resources telah menerbitkan Laporan Keberlanjutan sejak tahun 2011.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bisnis Sawit Dapat Angin...
Bisnis Sawit Dapat Angin Segar, Mentari Group Siap Ekspansi Buka Pabrik Baru
Perkebunan Sawit Berkelanjutan...
Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tumbuhkan Ekonomi Desa Terpencil
Menyambangi Perkebunan...
Menyambangi Perkebunan Musim Mas di Riau, Melihat Pabrik Kelapa Sawit Tanpa Limbah
BPDPKS Gaet AII Lakukan...
BPDPKS Gaet AII Lakukan Valuasi dan Komersialisasi Teknologi Hasil Riset Kelapa Sawit
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, 2,8 Juta Hektar Kebun Sawit Rakyat Perlu Diremajakan
Perusahaan Pengendali...
Perusahaan Pengendali Hama Tanaman Sawit Unjuk Gigi di Ajang IPOC 2023
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
AS Sudah Tak Sanggup...
AS Sudah Tak Sanggup Pasok Rudal Patriot ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved