Pertamina Geothermal Energi Revitalisasi Danau Pangkalan

Minggu, 05 Agustus 2018 - 08:05 WIB
Pertamina Geothermal...
Pertamina Geothermal Energi Revitalisasi Danau Pangkalan
A A A
JAKARTA - PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) menegaskan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan dengan menginisiasi revitalisasi Danau Pangkalan di sekitar Area Kamojang yang merupakan bagian program pengembangan desa wisata geothermal. Itu juga menjadi salah satu indikator dalam penilaian untuk mencapai tujuh kali PROPER emas berturut-turut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Berkat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung, PGE Area Kamojang secara aktif berupaya mengembangkan Desa Wisata Geothermal Kamojang, dengan penguatan pada langkah usaha revitalisasi danau pangkalan dalam rangka mengembalikan danau pangkalan yang saat ini sudah hilang," kata General Manager PGE Area Kamojang Wawan Darmawan melalui siaran pers, Minggu (5/8/2018).

Wawan menjelaskan, sebenarnya Danau Pangkalan sangat populer masyarakat di sekitar kabupaten Bandung dan Garut. Namun beberapa tahun terakhir, danau ini mulai sepi dari kunjungan masyarakat sekitar karena kondisi fisiknya sudah tidak ditemui lagi. Padahal, menurut dokumentasi peta topografi tahun 1954 danau yang berlokasi di Dusun Kamojang, tepatnya di perbatatan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut ini masih terlihat.

"Karena kondisi tersebut, sebagai pengembang energi panas bumi yang bersih dan ramah lingkungan, PGE terpanggil untuk memberikan perhatian pada revitalisasi Danau Pangkalan untuk melengkapi program pengembangan desa wisata geothermal," katanya.

Upaya revitalisasi danau pangkalan diinisiasi pada beberapa tahun terakhir, lanjut Wawan dilakukan dengan inisiasi pemetaan sumber air oleh PT PGE bekerja sama dengan Pemkab Bandung. Kerja sama dengan masyarakat sekitar juga dilakukan sebagai upaya revitalisasi danau melalui penggalian lahan di sekitar lokasi bekas Danau Pangkalan. Hasilnya mulai muncul danau-danau kecil yang menjadi objek wisata bagi wisatawan lokal.

Salah satu warga yang berdiam di sekitar Danau Pangkalan, Odo Suhada, menjelaskan bahwa sebagian Danau Pangkalan masih ada hingga awal tahun 2000-an. Namun, sekarang sudah tidak ada lagi. Sebagian besar lahan bekas Danau Pangkalan telah berubah fungsi menjadi lahan pertanian masyarakat. Bahkan ada yang disewakan untuk aktifitas pertanian kentang milik salah satu perusahaan swasta nasional.

"Karena banyak pembentukan kebun, jadi airnya itu dialirkan sampai kering. Tanggul-tanggulnya dibobol kemudian kering, sehingga (Danau Pangkalan) bisa dipakai untuk menanam tanaman," ujarnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berkat Kang Dedi, PGE...
Berkat Kang Dedi, PGE Raih PROPER Emas 11 Kali Berturut-Turut
Agresif Transisi Energi,...
Agresif Transisi Energi, Pertamina Geothermal Energy Berhasil Bukukan Pendapatan dari Carbon Credit
PGE, PLN dan Geo Dipa...
PGE, PLN dan Geo Dipa Bakal Digabung, Ini Alasannya
PGE Kembali Raih Best...
PGE Kembali Raih Best of The Best APQ Award 2022
Gelar Geovation Awards...
Gelar Geovation Awards 2021, PGE Hasilkan Inovasi hingga Ratusan Miliar
PT Pertamina Geothermal...
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Resmi IPO
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
41 menit yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
50 menit yang lalu
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
1 jam yang lalu
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
2 jam yang lalu
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved