Sri Mulyani Akan Batasi Impor untuk Proyek Tertentu

Rabu, 15 Agustus 2018 - 20:28 WIB
Sri Mulyani Akan Batasi...
Sri Mulyani Akan Batasi Impor untuk Proyek Tertentu
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal mengambil kebijakan mengenai pembatasan impor atas komoditas dan proyek-proyek tertentu yang komponennya bisa disediakan di dalam negeri. Hal ini untuk mengantisipasi dampak tekanan perubahan ekonomi global seperti krisis ekonomi di Turki saat ini.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan melakukan kebijakan pembatasan impor atas barang-barang yang dapat dibuat di dalam negeri, baik pada proyek-proyek ber-content impor besar maupun impor-impor barang konsumsi dan bahan baku.

"Untuk mengendalikan current account deficit ini, pertama kita akan melihat seluruh proyek-proyek yang memiliki content impor besar (terutama PLN dan Pertamina). Apakah mereka bisa diproduksi dalam negeri, urgent atau ditunda. Diharapkan impor bisa menurun," ujar Sri Mulyani dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (15/8/2018)

"Kedua, kita akan melihat impor untuk bahan baku dan konsumsi. Kita akan membatasi (impor terutama yang bisa disediakan di dalam negeri) bisa melalui instrumen PPh impor dinaikan atau tarif, ataukah dalam bentuk measure yang lain,” tambahnya.

Namun, Menkeu mengatakan, hanya membatasi terhadap komoditas yang memiliki multiplier (effect) paling kecil terhadap pertumbuhan. Dengan demikian, walaupun impor ditekan, momentum pertumbuhan ekonomi akan tetap relatif terjaga

Dalam kesemptan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (Kepala BKF) Suahasil Nazara mengatakan akan memperkecil defsit neraca pembayaran

"Belakangan kita mengalami pelebaran di current account yang mencapai 3% dari PDB. Ketika ekonomi dunianya bergejolak, terutama dipicu di Turki, dengan arus modal keluar dari Turki sehingga mata uangnya melemah. Ini berimbas pada negara lain, termasuk Indonesia melalui sentimen negatif. Kita akan melakukan upaya khususnya di current account deficit," jelas Kepala BKF.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pajaki Hasil Pertanian,...
Pajaki Hasil Pertanian, Ini Alasan Sri Mulyani Bikin Aturan Baru
Rayakan Sweet Seventeen...
Rayakan Sweet Seventeen BKF, Sri Mulyani: Ayo Sibuk Ngomongin Substansi
Badan Kebijakan Fiskal...
Badan Kebijakan Fiskal Dihapus, Ini Susunan Organisasi Kemenkeu Terbaru
Sri Mulyani Blak-blakan...
Sri Mulyani Blak-blakan Soal Penghapusan BKF dan Pembentukan Badan Intelijen Keuangan
Headwind Ekonomi Global...
Headwind Ekonomi Global 2024 Masih Akan Besar, Jaga Fiskal Tetap Sehat Jadi PR
Lima Strategi BKF Pulihkan...
Lima Strategi BKF Pulihkan Ekonomi Indonesia
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
5 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
6 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
6 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
6 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
Jerman akan Gelar Latihan...
Jerman akan Gelar Latihan Militer untuk Hadapi Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved