Perang Dagang AS-China, HT Sarankan Bentuk Special Economic Zone

Kamis, 16 Agustus 2018 - 09:01 WIB
Perang Dagang AS-China,...
Perang Dagang AS-China, HT Sarankan Bentuk Special Economic Zone
A A A
JAKARTA - Perang dagang Amerika Serikat (AS) lawan China, menurut Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) seharusnya bisa dimanfaatkan Indonesia. Dalam hal ini, melobi perusahaan China yang terkena dampak penerapan tarif tinggi oleh Negeri Paman Sam -julukan AS-.

"Adanya trade war antara US dan China seharusnya dimanfaatkan oleh Pemerintah Indonesia untuk melobby pabrikan di China yang terkena dampaknya untuk memindahkan pabriknya ke Indonesia," ujar HT menyikapi gejolak perdagangan global di Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Lebih lanjut, HT juga menerangkan situasi perang dagang antara dua ekonomi terbesar di dunia tersebut bisa menjadi peluang bagi Indonesia. Terangnya, hal itu dapat meningkat investasi, cadangan devisa dan lapangan kerja bagi Indonesia untuk jangka menengah dan panjang.

"Pemerintah perlu membentuk special economic zone untuk perusahaan berbasis ekspor dengan memberikan kemudahan kebijakan seperti perizinan, penyediaan infrastruktur, regulasi perburuhan, pajak dalam lainnya," paparnya.

Sebagai informasi, badan perdagangan utama AS sebelumnya menerangkan pajak impor senilai 25% akan berlaku serta tambahan USD16 miliar dari impor tahunan produk China. Diterangkan hal ini menjadi bagian dari kelanjutan secara lebih luas tarif AS senilai USD50 miliar yang diumumkan pada bulan Maret.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
China Membuka Awal Baru...
China Membuka Awal Baru dengan Sekutu AS saat Perang Dagang Memanas
Eropa Sedang Mempersiapkan...
Eropa Sedang Mempersiapkan Perang Dagang, Siapa Musuhnya?
China Kirim Proposal...
China Kirim Proposal Minta Gabung Perjanjian Dagang Trans-Pasifik
Menanti Dampak Perdagangan...
Menanti Dampak Perdagangan Bebas ASEAN Plus
Indonesia Kejar Ratifikasi...
Indonesia Kejar Ratifikasi Perjanjian Dagang RCEP di Kuartal I/2022
HT Tegaskan Sulsel dan...
HT Tegaskan Sulsel dan Sumut Harus Jadi Lumbung Suara Partai Perindo
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
11 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
48 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved