Ini Langkah Strategis Pemerintah-BI untuk Jaga Inflasi

Jum'at, 24 Agustus 2018 - 15:28 WIB
Ini Langkah Strategis...
Ini Langkah Strategis Pemerintah-BI untuk Jaga Inflasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menyepakati langkah-langkah strategis untuk menjaga inflasi tetap berada dalam kisaran sasaran 3,5% plus-minus 1% untuk 2018-2019 dan membawa inflasi dalam tren yang menurun menjadi 3% plus-minus 1% pada jangka menengah 2020-2021.

Langkah-langkah tersebut terutama ditujukan untuk menjaga inflasi harga bahan pangan bergejolak (volatile food) di kisaran 4% melalui empat pilar strategi, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

Hal itu dismpulkan dalam rapat koordinasi antarpimpinan lembaga dan kementerian yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat, di Jakarta, Jumat (24/8/2018).

Pertemuan yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku ketua TPIP dan dihadiri oleh Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan dan Gubernur Bank Indonesia serta para pejabat dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Sekretariat Kabinet, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan Perum Bulog.

Langkah-langkah strategis yang disepakati pada pertemuan tersebut meliputi memfokuskan langkah-langkah pengendalian inflasi sampai dengan akhir tahun 2018 pada kecukupan pasokan pangan strategis untuk mengendalikan inflasi volatile food sebesar 4-5%, antara lain melalui penguatan posisi Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Kemudian, menetapkan acuan kebijakan pengendalian inflasi 2019-2021 yang difokuskan pada upaya memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi, dengan didukung ketersediaan data yang akurat, kerja sama antardaerah, perbaikan sarana produksi, dan infrastruktur.

Selain itu, rapat koordinasi juga mencermati adanya faktor risiko meningkatnya tekanan inflasi, terutama inflasi volatile food, yang disebabkan oleh gangguan cuaca. Rapat Koordinasi juga menyepakati untuk terus melakukan komunikasi yang efektif kepada masyarakat guna mengelola ekspektasi.

"Ke depan, Bank Indonesia dan pemerintah akan terus memperkuat koordinasi dan mensinergikan kebijakan untuk dapat mencapai inflasi yang rendah dan stabil guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkesinambungan, seimbang, dan inklusif," ungkap BI dalam pernyataan resminya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Beber Tiga Tantangan...
BI Beber Tiga Tantangan Pengendalian Inflasi di Jatim
Bos BI Sebut Inflasi...
Bos BI Sebut Inflasi Indonesia Termasuk Terendah di Dunia
BI Buka Ruang Penurunan...
BI Buka Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan, Ini 2 Pertimbangan Utama
Tekan Inflasi Pangan,...
Tekan Inflasi Pangan, Bank Indonesia Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Perkotaan
Jelang Hari Raya Iduladha,...
Jelang Hari Raya Iduladha, BI Perwakilan Jakarta Pastikan Harga Pangan Terkendali
Tok, BI Tahan Suku Bunga...
Tok, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
50 menit yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
9 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
9 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
9 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
9 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
10 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved