Indonesia Miliki Sumber Daya Batu Bara 166 Miliar Ton

Minggu, 02 September 2018 - 14:01 WIB
Indonesia Miliki Sumber...
Indonesia Miliki Sumber Daya Batu Bara 166 Miliar Ton
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, total sumber daya dan cadangan batu bara nasional saat ini bertambah dari 125 miliar ton sumber daya dan 25 miliar ton cadangan di tahun 2017, menjadi sekitar 166 miliar ton sumber daya dan 37 miliar ton cadangan.

Kepala Bidang Batubara Pusat Sumberdaya Mineral Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) Rita Susilawati mengatakan, data tersebut diperoleh melalui rekonsiliasi data mineral dan batu bara (minerba) yang melibatkan 19 provinsi di Indonesia yang memiliki jumlah izin usaha pertambangan (IUP) signifikan.

"Dengan asumsi angka produksi batu bara yang ditetapkan pemerintah sekitar 485 juta ton di tahun 2018, jumlah cadangan sebesar 37 miliar itu akan bertahan hingga sekitar 76 tahun ke depan," ungkap Rita seperti dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Minggu (2/9/2018).

Rita menjelaskan, kegiatan eksplorasi secara rinci dan mendalam dapat merubah status sumber daya menjadi cadangan, sehingga umur pemanfaatan batu bara Indonesia juga bisa terus meningkat. Di samping itu, lanjutnya, keberhasilan menjaring lebih banyak data sumber daya dan cadangan IUP/PKP2B minerba juga akan meningkatkan angka cadangan minerba nasional secara signifikan dan memberikan gambaran yang lebih akurat terhadap jumlah kekayaan sumber daya minerba yang dimiliki Indonesia.

"Untuk batu bara ini, jika kerja sama yang baik terjalin antara pemerintah pusat dan daerah, dalam dua tiga tahun ke depan neraca minerba nasional sudah bisa mencakup keterlibatan 100% data dari seluruh pemegang izin usaha pertambangan batu bara di Indonesia," ujarnya.

Saat ini kegiatan rekonsiliasi data berhasil mengumpulkan data dari 1.108 perusahaan atau sekitar 54% total jumlah IUP/PKP2B batubara di Indonesia. Angka ini menurutnya sangat signifikan mengingat kompleksitas data IUP di daerah.

"Keberhasilan terbesar dicatatkan oleh Dinas ESDM Provinsi Bengkulu yang telah berhasil mengumpulkan data dari seluruh pemegang IUP batubara yang ada di provinsi tersebut, sementara Provinsi Kaltim masih menjadi tantangan terbesar dalam pengumpulan data dari IUP dimana baru sekitar 50% data yang terkumpul," jelas Rita.

Subsektor minerba masih menjadi salah satu penyumbang penerimaan negara yang cukup besar. Tercatat hingga Juni 2018, mengalir Rp20,1 triliun ke kas negara yang berasal dari royalti, penjualan hasil tambang, dan iuran tetap minerba.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian ESDM Pastikan...
Kementerian ESDM Pastikan Krisis Batu Bara Sudah Berlalu
Lampaui Target, Realisasi...
Lampaui Target, Realisasi Produksi Batu Bara Capai 775 Juta Ton di 2023
Harga Batu Bara DMO...
Harga Batu Bara DMO Lebih Murah, Kementerian ESDM: Ini Haknya Rakyat
Gasifikasi Jadi Tumpuan...
Gasifikasi Jadi Tumpuan Bisnis Baru Perusahaan Batu Bara
Kebutuhan Batu Bara...
Kebutuhan Batu Bara Tahun Depan Diproyeksikan Capai 172 Juta
Kendala Cuaca, Produksi...
Kendala Cuaca, Produksi Batu Bara Nasional Baru 237 Juta Ton per Mei
Berita Terkini
Cikarang Tumbuh Pesat,...
Cikarang Tumbuh Pesat, Lippoland Luncurkan OAZE Lakeside Homes Hunian Premium
43 menit yang lalu
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
50 menit yang lalu
Bahlil Ancam Akan Tinjau...
Bahlil Ancam Akan Tinjau RKAB Penambang yang Menolak Pakai B50
1 jam yang lalu
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
1 jam yang lalu
Hyundai Bakal Pamerkan...
Hyundai Bakal Pamerkan Prototipe Mobil Seven Seater di GIIAS 2026
2 jam yang lalu
Infografis
5 Jenis Beasiswa Berdasarkan...
5 Jenis Beasiswa Berdasarkan Sumber Pembiayaannya di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved