Meski Perang Dagang, Wall Street Raih Kinerja Agustus Terbaik Setelah 18 Tahun
Selasa, 04 September 2018 - 09:13 WIB
Meski Perang Dagang, Wall Street Raih Kinerja Agustus Terbaik Setelah 18 Tahun
A
A
A
NEW YORK - Penundaan penyelesaian sengketa perdagangan antara Amerika Serikat dan Kanada membuat pasar saham AS (Wall Street) ditutup mixed pada perdagangan Jumat akhir pekan lalu. Indeks Dow Jones ditutup turun 22 poin, S&P 500 naik tipis 0,01% dan Nasdaq menguat 0,26%.
Namun secara keseluruhan, Wall Street mencatat kinerja terbaik selama bulan Agustus. Melansir dari CNBC, Selasa (4/9/2018) indeks Dow Jones naik 2,1% dan S&P 500 bertambah 3%, merupakan kinerja terbaik mereka selama sebulan sejak 2014. Indeks Nasdaq menutup Agustus lalu dengan naik 5,7%, kinerja bulan Agustus terbaik sejak tahun 2000.
Penundaan pembicaraan sengketa dagang AS dengan Kanada setelah surat kabar Toronto Star membocorkan catatan Presiden AS Donald Trump untuk Bloomberg. Trump mengatakan tidak akan berkompromi jika hubungan perdagangan merugikan negaranya. Namun, Trump mengatakan tidak ingin menyampaikan secara umum karena tidak ingin melukai perasaan Kanada dan bisa menggagalkan kesepakatan. Tidak hanya itu, Trump mengatakan ingin membawa AS keluar dari Organisasi Perdagangan Bebas (WTO).
Bocoran catatan Trump kepada Bloomberg pada Kamis, akhirnya diterbitkan Toronto Star di Jumat pagi. Berita tersebut membuat Menteri Luar Negeri Kanada Chrysia Freeland yang sudah menyusun alternatif perjanjian perdagangan urung melakukan kesepakatan. “Kita belum sampai ke sana (perundingan),” ujarnya. Pejabat Kanada mengatakan pembicaraan diperkirakan dilanjutkan pada pekan ini.
Selain pasar saham yang menguat di bulan Agustus, ekonomi negeri adidaya di tangan Donald Trump itu mencatat sejumlah kenaikan. Salah satunya indeks konsumen AS yang menguat mengalahkan ekspektasi ekonom yang memperkirakan menurun. Pertumbuhan konsumen mencapai 96,2, lebih baik dari perkiraan para ekonom yang disurvei Reuters, yaitu di angka 95,5.
Adapun pasar saham Amerika pada Senin (3/9/2018) ditutup libur karena Hari Buruh Nasional.
Namun secara keseluruhan, Wall Street mencatat kinerja terbaik selama bulan Agustus. Melansir dari CNBC, Selasa (4/9/2018) indeks Dow Jones naik 2,1% dan S&P 500 bertambah 3%, merupakan kinerja terbaik mereka selama sebulan sejak 2014. Indeks Nasdaq menutup Agustus lalu dengan naik 5,7%, kinerja bulan Agustus terbaik sejak tahun 2000.
Penundaan pembicaraan sengketa dagang AS dengan Kanada setelah surat kabar Toronto Star membocorkan catatan Presiden AS Donald Trump untuk Bloomberg. Trump mengatakan tidak akan berkompromi jika hubungan perdagangan merugikan negaranya. Namun, Trump mengatakan tidak ingin menyampaikan secara umum karena tidak ingin melukai perasaan Kanada dan bisa menggagalkan kesepakatan. Tidak hanya itu, Trump mengatakan ingin membawa AS keluar dari Organisasi Perdagangan Bebas (WTO).
Bocoran catatan Trump kepada Bloomberg pada Kamis, akhirnya diterbitkan Toronto Star di Jumat pagi. Berita tersebut membuat Menteri Luar Negeri Kanada Chrysia Freeland yang sudah menyusun alternatif perjanjian perdagangan urung melakukan kesepakatan. “Kita belum sampai ke sana (perundingan),” ujarnya. Pejabat Kanada mengatakan pembicaraan diperkirakan dilanjutkan pada pekan ini.
Selain pasar saham yang menguat di bulan Agustus, ekonomi negeri adidaya di tangan Donald Trump itu mencatat sejumlah kenaikan. Salah satunya indeks konsumen AS yang menguat mengalahkan ekspektasi ekonom yang memperkirakan menurun. Pertumbuhan konsumen mencapai 96,2, lebih baik dari perkiraan para ekonom yang disurvei Reuters, yaitu di angka 95,5.
Adapun pasar saham Amerika pada Senin (3/9/2018) ditutup libur karena Hari Buruh Nasional.
(ven)
Lihat Juga :