Bisnis Logistik Dituntut Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Rabu, 05 September 2018 - 17:36 WIB
Bisnis Logistik Dituntut...
Bisnis Logistik Dituntut Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0
A A A
JAKARTA - Industri logistik, transportasi dan supply chain di Indonesia dituntut untuk dapat menghadapi era Revolusi Industri 4.0 sehingga dapat mengatasi dampak dari disrupsi teknologi. Menghadapi hal tersebut, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bekerja sama dengan Reed Panorama Exhibitions dan asosiasi terkait menggelar perhelatan Transport, Supply Chain & Logistics (ITSCL) 2018.

Kepala Komite Tetap Kadin Bidang Logistik, Supply Chain dan SDM, Nofrisel mengatakan, perkembangan industri yang semakin terintegrasi ditunjang oleh pemanfaatan teknologi seperti internet of things (iot), telah mendorong industri transportasi, logistik, supply chain untuk saling berkolaborasi secara intensif.

"Di samping itu, bisnis model korporasi di sektor transportasi, logistik dan supply chain juga dituntut untuk terus menyesuaikan, mengingat sektor ini adalah salah satu industri yang terkena disrupsi," kata Nofrisel dalam jumpa persnya di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Menurutnya, dalam penyelenggaraan ITSCL 2018, para pemerhati dan pelaku sektor transportasi, logistik dan supply chain dapat mengetahui lebih banyak terkait informasi terkait penerapan teknologi terkini. Selain itu juga membahan arah kebijakan nasional bidang transportasi, logistik dan juga supply chain.

Dengan mengusung tema 'Innovation Towards Industrial Revolution 4.0, Are We Ready?' ITSCL ke-5 ini di selenggarakan 12-14 September 2018 di Hall A JIEXPO, Kemayoran, Jakarta. Acara yang terbuka untuk umum ini turut menghadirkan raturan pelaku usaha transportasi, supply chain dan logistik dari dalam dan luar negeri.

"Acara ini siap menjadi tempat para pelaku industri terkait, baik lokal maupun internasional untuk membahas isu, jaringan, strategi serta menciptakan peluang bisnis baru di sektor transportasi dan logistik," harapnya.

Untuk diketahui, bisnis logistik Tanah Air diprediksi mengalami pertumbuhan di tahun 2018 dan tahun-tahun mendatang. Hal ini didukung oleh perkembangan tren perdagangan elektronik (e-commerce) yang semakin pesat dan menjadi tren terbaru bagi masyarakat Indonesia. "Era yang serba digital ini telah mendorong kita untuk melakukan berbagai perubahan untuk mengikuti perkembangan industri," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Poppy Zeidra Wakili...
Poppy Zeidra Wakili KADIN Logistik Jajaki Potensi Bisnis dengan Prancis
Jaringan Indonesia Sustainability...
Jaringan Indonesia Sustainability 4.0 Hubungkan Korporasi dan UKM Melalui Upaya Kolaboratif Visioner
Kadin Sumatera Dukung...
Kadin Sumatera Dukung Anindya Jadi Ketua Umum Kadin Indonesia
Wakil Ketua Kadin Anggap...
Wakil Ketua Kadin Anggap Pemulihan Industri Automotif Dampak Penghilangan PPNBM
Kasus Covid Melonjak,...
Kasus Covid Melonjak, 10 Asosiasi Anggota Kadin Indonesia Minta Munas Ditunda
Industri 4.0 Indonesia...
Industri 4.0 Indonesia Mendunia
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
39 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved