Nasdaq Jatuh Tiga Hari Beruntun Seiring Terpukulnya Saham Teknologi
Jum'at, 07 September 2018 - 09:18 WIB
Nasdaq Jatuh Tiga Hari Beruntun Seiring Terpukulnya Saham Teknologi
A
A
A
NEW YORK - Mayoritas pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street ditutup melemah pada Kamis waktu setempat karena curamnya saham teknologi. Sementara kekhawatiran perang dagang global masih membayangi.
Dikutip dari CNBC, Jumat (7/9/2018), indeks Nasdaq ditutup turun 0,9% menjadi 7.922,73 karena saham Amazon dan Apple masing-masing turun 1,8% dan 1,7%. Alhasil Nasdaq telah melemah 2,5% selama pekan ini dan membukukan penurunan tiga hari beruntun.
Indeks S&P 500 turun 0,4% ditutup pada level 2.878,05 karena saham Facebook juga turun 2,8% dan saham Alphabet turun 1,3%. Dow Jones Industrial Average sedikit baik, dengan naik 20,88 poin menjadi 25.995,87.
Buruknya saham teknologi disebabkan kinerja perusahaan pembuat chip, dimana Micron Technology turun 10%, Lam Research dan Applied Materials masing-masing turun 6,7% dan 5,3%.
Saham-saham ini jatuh setelah analis Morgan Stanley dan seorang eksekutif di KLA-Tencor mengeluarkan peringatan soal perang dagang yang bisa menurunkan permintaan untuk perusahaan semikonduktor.
"Saham teknologi sedang mendapat pukulan. Investor sedikit berhati-hati karena beberapa faktor, termasuk perang dagang dan risiko di pasar negara berkembang," kata Jeff Kravetz, direktur investasi regional di US Wealth Management. Namun, sejatinya sepanjang tahun ini, saham-saham teknologi telah naik lebih dari 16%.
Dikutip dari CNBC, Jumat (7/9/2018), indeks Nasdaq ditutup turun 0,9% menjadi 7.922,73 karena saham Amazon dan Apple masing-masing turun 1,8% dan 1,7%. Alhasil Nasdaq telah melemah 2,5% selama pekan ini dan membukukan penurunan tiga hari beruntun.
Indeks S&P 500 turun 0,4% ditutup pada level 2.878,05 karena saham Facebook juga turun 2,8% dan saham Alphabet turun 1,3%. Dow Jones Industrial Average sedikit baik, dengan naik 20,88 poin menjadi 25.995,87.
Buruknya saham teknologi disebabkan kinerja perusahaan pembuat chip, dimana Micron Technology turun 10%, Lam Research dan Applied Materials masing-masing turun 6,7% dan 5,3%.
Saham-saham ini jatuh setelah analis Morgan Stanley dan seorang eksekutif di KLA-Tencor mengeluarkan peringatan soal perang dagang yang bisa menurunkan permintaan untuk perusahaan semikonduktor.
"Saham teknologi sedang mendapat pukulan. Investor sedikit berhati-hati karena beberapa faktor, termasuk perang dagang dan risiko di pasar negara berkembang," kata Jeff Kravetz, direktur investasi regional di US Wealth Management. Namun, sejatinya sepanjang tahun ini, saham-saham teknologi telah naik lebih dari 16%.
(ven)
Lihat Juga :