China Sebut Sistem Perdagangan Dunia Perlu Direformasi

Jum'at, 14 September 2018 - 10:43 WIB
China Sebut Sistem Perdagangan...
China Sebut Sistem Perdagangan Dunia Perlu Direformasi
A A A
BEIJING - China menilai sistem perdagangan dunia saat ini tidak sempurna dan perlu direformasi, termasuk Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), untuk membuatnya menjadi lebih adil dan efektif.

China yang saat ini terlibat perang dagang sengit dengan Amerika Serikat (AS) telah berulang kali menegaskan untuk menegakkan sistem perdagangan bebas dan multilateral, dengan WTO di pusatnya.

Namun, saat berbicara kepada wartawan setelah bertemu Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian, Penasihat Negara China Wang Yi mengatakan beberapa reformasi bisa menjadikan sistem perdagangan dunia menjadi lebih baik.

China, tegas dia, selalu mendukung perlindungan perdagangan bebas dan percaya bahwa multilateralisme dengan WTO pada intinya harus diperkuat.

"Namun pada saat yang sama, kami tidak percaya bahwa sistem saat ini sudah sempurna dan tanpa cacat," katanya seperti dikutip Reuters, Jumat (14/9/2018).

Wang mengatakan, China mendukung reformasi yang diperlukan untuk kesempurnaan sistem saat ini, termasuk WTO, untuk membuatnya lebih adil, lebih efektif dan lebih rasional.

Prinsip dasar WTO dalam menentang proteksionisme dan mendukung perdagangan bebas, kata dia, tidak boleh berubah. Akan tetapi, hak-hak negara berkembang pun menurutnya tidak boleh diabaikan.

"Tujuan reformasi adalah untuk memungkinkan semua negara menikmati hasil perkembangan globalisasi secara lebih adil, tidak untuk lebih memperlebar perbedaan antara selatan dan utara," tambah Wang.

Reformasi WTO, kata dia, perlu mendengarkan suara dari semua pihak dan konsultasi luas, terutama mendengarkan dan menghormati pendapat negara berkembang, daripada hanya mengizinkan satu pihaknya saja untuk memiliki suara.

"Isu reformasi WTO sangat kompleks, dan melibatkan banyak bidang. (China) berharap semua pihak tetap sabar dan maju selangkah demi selangkah," tuturnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Praktik Perdagangan...
Praktik Perdagangan China Mendapat Kecaman Keras
Dibayangi Resesi, WTO...
Dibayangi Resesi, WTO Ungkap Faktor Pendorong Perdagangan Global
AS Jegal Wakil Afrika...
AS 'Jegal' Wakil Afrika di Bursa Bos Organisasi Perdagangan Dunia
Daftar Negara Berkembang...
Daftar Negara Berkembang di Dunia: China Termasuk?
Yakin Sesuai Aturan...
Yakin Sesuai Aturan WTO, UE Lanjutkan Penyelidikan Tarif Mobil Listrik China
WTO: Perang Tarif, Perdagangan...
WTO: Perang Tarif, Perdagangan AS-China Bisa Terpangkas hingga 80 Persen
Berita Terkini
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
4 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
22 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
35 menit yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
54 menit yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
1 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved