BI: Impor Nonmigas Turun, Defisit Neraca Perdagangan Mengecil

Selasa, 18 September 2018 - 00:34 WIB
BI: Impor Nonmigas Turun,...
BI: Impor Nonmigas Turun, Defisit Neraca Perdagangan Mengecil
A A A
JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2018 mencatat defisit USD1,02 miliar, turun dibandingkan dengan defisit neraca perdagangan bulan sebelumnya yang sebesar USD2,01 miliar.

"Perbaikan tersebut ditopang oleh kinerja neraca perdagangan nonmigas yang kembali mengalami surplus," ungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Agusman dalam siaran pers, Senin (17/9/2018).

Dengan perkembangan tersebut, secara kumulatif Januari-Agustus 2018, neraca perdagangan Indonesia mencatat defisit USD4,09 miliar.

Neraca perdagangan nonmigas pada Agustus 2018 mencatat surplus USD0,64 miliar, setelah pada bulan sebelumnya tercatat defisit USD0,78 miliar. Perbaikan neraca perdagangan nonmigas dipengaruhi penurunan impor nonmigas sebesar USD1,84 miliar (mtm), terutama karena turunnya impor mesin dan pesawat mekanik, besi dan baja, kendaraan dan bagiannya, bahan kimia organik, serta plastik dan barang dari plastik. Secara kumulatif Januari-Agustus 2018, neraca perdagangan nonmigas mencatat surplus sebesar USD4,27 miliar.

Di sisi lain, ekspor nonmigas turun USD0,43 miliar (mtm), bersumber dari turunnya ekspor bahan bakar mineral, bijih, kerak, dan abu logam, karet dan barang dari karet, kertas/karton, dan berbagai produk kimia.

Sementara itu, defisit neraca perdagangan migas tercatat lebih besar karena naiknya impor migas. Defisit neraca perdagangan migas pada Agustus 2018 tercatat USD1,66 miliar, lebih besar dari USD1,23 miliar pada Juli 2018.

Perkembangan tersebut terutama dipengaruhi oleh naiknya impor migas sebesar USD0,39 miliar (mtm), terutama impor minyak mentah. Di sisi lain, ekspor migas tercatat turun USD0,05 miliar (mtm) akibat turunnya ekspor hasil minyak dan gas.

Secara kumulatif Januari-Agustus 2018, neraca perdagangan migas mengalami defisit USD8,36 miliar, lebih tinggi dari defisit pada periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD5,4 miliar.

"Bank Indonesia memandang defisit neraca perdagangan Agustus 2018 sejalan dengan masih kuatnya aktivitas ekonomi domestik, termasuk kegiatan produksi dan investasi. Ke depan, kinerja neraca perdagangan diperkirakan membaik sejalan dengan konsistensi bauran kebijakan yang dilakukan Bank Indonesia dan sejumlah langkah yang ditempuh pemerintah untuk mendorong ekspor dan mengendalikan impor," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bagaimana BI Memandang...
Bagaimana BI Memandang Surplus Neraca Perdagangan Beruntun
BI: Neraca Dagang Surplus...
BI: Neraca Dagang Surplus Bikin Ketahanan Ekonomi Positif
Neraca Dagang Surplus,...
Neraca Dagang Surplus, BI : Perkuat Ketahanan Eksternal
Neraca Perdagangan Surplus...
Neraca Perdagangan Surplus USD3,94 Miliar, Begini Respons BI
Cara BI Memandang Tren...
Cara BI Memandang Tren Surplus Neraca Perdagangan
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Berita Terkini
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
15 menit yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
32 menit yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
39 menit yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
1 jam yang lalu
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
1 jam yang lalu
Infografis
Terinspirasi Perang...
Terinspirasi Perang Revolusi AS, Ribuan Demonstran Turun ke Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved