Resmi Kuasai Freeport, Sri Mulyani Amankan Penerimaan Negara

Kamis, 27 September 2018 - 19:00 WIB
Resmi Kuasai Freeport,...
Resmi Kuasai Freeport, Sri Mulyani Amankan Penerimaan Negara
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menerangkan, bakal mengamankan penerimaan negara dari PT Freeport Indonesia (PTFI) seiring rampungnya proses divestasi 51% perusahaan raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut. Sampai dengan tahun 2026 pemerintah diyakini akan menerima penghasilan dari pajak penghasilan (PPh) sampai dengan Rp103,6 triliun atau setara USD7,4 miliar.

"Dalam mendukung kepastian investasi oleh Freeport dan Inalum, pemerintah memberikan kepastian mengenai kewajiban perpajakan dan kewajiban bukan pajak baik di tingkat pusat dan daerah yang menjadi kewajiban PTFI," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Seperti diketahui, baru saja PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum sebagai induk perusahaan (holding) BUMN tambang telah resmi mencaplok divestasi 51% saham PT Freeport. Hal ini seiring ditandatanganinya Sales and Purchase Agreement (SPA) bersama dengan Freeport McMoRan Inc. dan Rio Tinto.

Dengan selesainya proses divestasi 51% saham PTFI dan peralihan Kontrak Karya (KK) menjadi IUPK, maka Sri Mulyani menekankan kontribusi negara akan bertambah serta akan menguntungkan kedua belah pihak. "Dapat dipastikan bahwa PTFI akan memberikan kontribusi penerimaan negara yang secara agregat lebih besar dibandingkan pada saat KK berlaku," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya menambahkan, terkait pengelolaan lingkungan PTFI saat ini tengah menyusun roadmap penanganan masalah lingkungan yang merupakan peta jalan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh di wilayah PTFI. "Kami terus melakukan pembinaan dan evaluasi untuk memastikan terjaganya serta keberlanjutan dari lingkungan yang terdampak," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Hasil Final Negosiasi...
Hasil Final Negosiasi 6 Bulan, Freeport Sepakat Beri 12% Saham Gratis ke Pemerintah
Sinyal Pemerintah Tambah...
Sinyal Pemerintah Tambah 10% Saham Freeport Makin Kuat, Tunggu 2 Minggu Lagi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
1 jam yang lalu
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
3 jam yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
3 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
4 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved