Wall Street Mengakhiri Paceklik Berkat Kenaikan Saham Apple

Jum'at, 28 September 2018 - 07:00 WIB
Wall Street Mengakhiri...
Wall Street Mengakhiri Paceklik Berkat Kenaikan Saham Apple
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat alias Wall Street mengakhiri paceklik selama empat hari beruntun pada perdagangan Kamis waktu setempat, berkat kenaikan saham Apple yang mendorong menguatnya saham-saham teknologi.

Mengutip CNBC, Jumat (28/9/2018), indeks S&P 500 ditutup naik 0,3% menjadi 2.914, setelah empat hari melemah, berkat saham Apple yang naik 2,1% dan Amazon bertambah 1,9%.

Saham Apple menguat karena perusahaan yang dikomandani Tim Cook ini, berhasil mentransformasikan diri dari perusahaan perangkat keras ke perusahaan layanan jasa. Transformasi yang lebih cepat ini sesuai dengan harapan investor.

Untuk Amazon, mereka meraih untung setelah anak usahanya Stifel menaikkan target harga sahamnya menjadi USD2.525 per lembar saham. Ini merupakan lonjakan besar hampir 30%. Stifel meningkatkan investasinya di bidang logistik, konten video dan Alexa.

Kenaikan saham Apple tersebut mendorng saham-saham teknologi lainnya lebih tinggi, semacam Facebook, Alphabet (induk dari Google) dan Twitter.

Adapun indeks Dow Jones Industrial Average juga menguat, setelah paceklik tiga hari beruntun dengan naik 54,65 poin menjadi 26.439,93. Nasdaq unggul 0,7% menjadi 8.041,97.

"Kenaikan Apple membuat pasar memimpin lagi. Menuju akhir tahun, saham-saham teknologi akan lebih tinggi seperti halnya di awal tahun. Sekali lagi, orang-orang akan tertuju ke sana," kata CEO Chaikin Analytics, Marc Chaikin.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
5 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
6 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
6 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
7 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
7 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
7 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved