Penurunan IHSG Seret Rupiah Melemah ke Rp14.910 per USD

Senin, 01 Oktober 2018 - 18:05 WIB
Penurunan IHSG Seret...
Penurunan IHSG Seret Rupiah Melemah ke Rp14.910 per USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan di pasar spot, Senin (1/10/2018) ditutup melemah. Indeks Bloomberg melansir mata uang NKRI melemah 8 poin atau 0,05% menjadi Rp14.910 per USD, berbanding penutupan akhir pekan di Rp14.902 per USD.

Pagi tadi, rupiah sempat dibuka menguat 5 poin menjadi Rp14.897 per USD. Sepanjang Senin ini, rupiah diperdagangkan di kisaran Rp14.896-Rp14.911 per USD.

Data Yahoo Finance menyebut, rupiah pada awal Oktober ini menguat 20 poin atau 0,13% menjadi Rp14.905 per USD, berbanding penutupan Jumat lalu di Rp14.925 per USD. Hari ini, mata uang NKRI diperdagangkan di Rp14.900-Rp14.925 per USD.

Rupiah tertekan oleh data inflasi Badan Pusat Statistik (BPS) yang melansir pada September lalu terjadi deflasi 0,18%. Sedangkan pada Agustus lalu, terjadi deflasi 0,05%. Deflasi dua bulan beruntun ini menimbulkan pesimisme, dimana menandakan daya beli masyarakat yang melesu.

Hal ini terlihat dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup merugi 31,95 poin atau 0,53% ke level 5.944,60, dengan sektor konsumsi melemah 1,46%.

Sementara itu, dolar Amerika Serikat naik tipis terkait pengumuman data pekerjaan AS bulan September yang akan dilansir pada pekan ini. Begitu juga data indeks pembelian manufaktur (PMI). Mengutip Reuters, indeks USD naik seperlima persen menjadi 95,32, tepat di bawah level tertinggi 10 September yaitu di posisi 95,38.

Dolar AS juga mendapat bahan bakar imbas masalah di Italia. Komisi Eropa menolak rencana anggaran Italia pada bulan November. Hal ini membuat investor kembali memilih dolar AS sebagai aset safe haven. Alhasil, euro turun seperempat persen menjadi USD1,15775 dan franc Swiss juga melemah menjadi 1,1368.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
6 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
7 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
7 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
8 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
8 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
8 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved