Wall Street Perkasa Setelah AS-Kanada Capai Kesepakatan Pengganti NAFTA

Selasa, 02 Oktober 2018 - 09:38 WIB
Wall Street Perkasa...
Wall Street Perkasa Setelah AS-Kanada Capai Kesepakatan Pengganti NAFTA
A A A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street ditutup lebih tinggi pada hari pertama kuartal IV-2018, karena investor menyambut baik bergabungnya Kanada dengan kesepakatan perdagangan baru AS dan Meksiko.

Mengutip dari CNBC, Selasa (2/10/2018), indeks Dow Jones Industrial Average naik 192,90 poin menjadi 26.651,21 pada hari Senin waktu setempat, seiring keunggulan saham Chevron dan Boeing.

Indeks S&P 500 naik 0,4% menjadi 2.924,43, dipimpin oleh kenaikan saham energi, material dan industri. Nasdaq ditutup lebih rendah 0,1% ke level 8.037,30, karena penurunan saham Facebook dan Intel.

Amerika Serikat dan Kanada pada Senin kemarin melakukan kesepakatan perdagangan untuk menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA). Perjanjian baru ini disebut sebagai Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada, atau USMCA.

Kesepakatan tersebut akan memberikan lebih banyak akses pasar kepada peternak sapi perah AS. Dan Kanada mendapat akses untuk mengekspor mobil ke Amerika Serikat. Kedua negara, bersama dengan Meksiko--yang menyetujui kesepakatan Agustus--diperkirakan akan menandatangani perjanjian USMCA pada akhir November.

"Pasar senang karena AS berhasil menghapus ketidakpastian perdagangan. Sepertinya kesepakatan perdagangan ini akan menguntungkan kedua negara," kata Maris Ogg, presiden di Tower Bridge Advisors.

Ogg mencatat kesepakatan itu berfungsi sebagai batu loncatan bagi AS dalam negosiasi perdagangannya dengan China. AS dan RRC telah melakukan perang tarif bernilai miliaran dolar satu sama lain, memicu kekhawatiran perang dagang besar-besaran antara dua ekonomi terbesar.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
6 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
7 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
7 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
8 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
8 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved