Rupiah Melemah ke Rp15.185, IHSG Jatuh 19,92 Poin
Jum'at, 05 Oktober 2018 - 12:07 WIB
Rupiah Melemah ke Rp15.185, IHSG Jatuh 19,92 Poin
A
A
A
JAKARTA - Depresiasi rupiah masih menjadi penyebab jatuhnya Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat (5/10/2018). Pada sesi perdagangan siang ini, IHSG ditutup berkurang 19,92 poin atau 0,35% ke level 5.736,70, setelah di awal perdagangan turun 18,02 poin menjadi 5.738,59.
Melemahnya rupiah pun berdampak pada saham-saham keuangan dan asing melakukan net sell sebesar Rp505 miliar. Dari 480 saham yang diperdagangkan, 239 tertekan, 120 tetap dan 121 menguat.
Sementara itu, kurs rupiah di indeks Bloomberg pada rehat siang ini melemah 6 poin atau 0,04% ke level Rp15.185 per USD, berbanding penutupan Kamis kemarin di Rp15.179 per USD.
Sementara itu, dolar AS mendapat energi dari kenaikan imbal hasil treasury 10 tahun dan treasury jangka panjang (30 tahun), yang bertambah 1 basis poin sehingga masing-masing menjadi ke level 3,20% dan 3,35%. Ini merupakan capaian level teringgi sejak Mei 2011, seiring data tenaga kerja swasta yang lebih kuat dari perkiraan.
Melansir Reuters, Jumat (5/10), indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, menguat menjadi 95,781. Dolar AS pun naik 0,1% menjadi 114,04 yen, mendekati level 114,73 yen yang merupakan level tertingginya sejak pertengahan Maret 2017. Euro juga melemah menjadi USD1,1515.
Melemahnya rupiah pun berdampak pada saham-saham keuangan dan asing melakukan net sell sebesar Rp505 miliar. Dari 480 saham yang diperdagangkan, 239 tertekan, 120 tetap dan 121 menguat.
Sementara itu, kurs rupiah di indeks Bloomberg pada rehat siang ini melemah 6 poin atau 0,04% ke level Rp15.185 per USD, berbanding penutupan Kamis kemarin di Rp15.179 per USD.
Sementara itu, dolar AS mendapat energi dari kenaikan imbal hasil treasury 10 tahun dan treasury jangka panjang (30 tahun), yang bertambah 1 basis poin sehingga masing-masing menjadi ke level 3,20% dan 3,35%. Ini merupakan capaian level teringgi sejak Mei 2011, seiring data tenaga kerja swasta yang lebih kuat dari perkiraan.
Melansir Reuters, Jumat (5/10), indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, menguat menjadi 95,781. Dolar AS pun naik 0,1% menjadi 114,04 yen, mendekati level 114,73 yen yang merupakan level tertingginya sejak pertengahan Maret 2017. Euro juga melemah menjadi USD1,1515.
(ven)
Lihat Juga :