Aturan Pemanfaatan Listrik Rooftop Siap Dirilis ESDM Pekan Ini

Selasa, 09 Oktober 2018 - 14:10 WIB
Aturan Pemanfaatan Listrik...
Aturan Pemanfaatan Listrik Rooftop Siap Dirilis ESDM Pekan Ini
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pekan ini akan segera merilis aturan mengenai pemanfaatan listrik atap (rooftop) atau solar photovoltaic system (panel surya). Aturan tersebut nantinya akan mengatur mengenai pemanfaatan panel surya di Tanah Air, baik untuk rumah tangga, industri, maupun pemerintahan.

Direktur Jenderal Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengungkapkan, target pemasangan solar PV dalam dua tahun kedepan adalah sekitar 1,8 gigawatt (GW) hingga 2 GW. Saat ini, beleid tersebut masih dalam proses pengesahan.

"Solar PV. Tadi satu untuk atap targetnya 1,8-2GW lah. Kalau kita kan semuanya sudah dipasang termasuk di parkiran, dan di semua gedung ESDM. Dengan dikeluarkan Permen ini dalam waktu dekat, diharapkan berapa solar PV yang akan dipasang. Perkiraan kita 1,8-2 GW dalam waktu dua tahun," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Menurutnya, semua jenis pelanggan bisa melakukan pemasangan solar PV. Namun, maksimum pemasangan tidak melebihi 100% dari listrik yang diinstal. "Misalkan kita langganan ke PLN 1.300 VA, ya itu nggak boleh lebih dari 1.300. Minimumnya 0. Di rumah saya misalkan, 4.400 VA, ya maksimum 4.400. Jadi sesuai langganannya. Tapi tolong diingat, atapnya terbatas. Pasti nggak akan lebih dari 100," imbuh dia.

Rida menyebutkan, kocek yang harus dikeluarkan untuk pemasangan solar PV adalah sekitar Rp1,8 juta per watt. Pemerintah pun nantinya akan menginformasikan mengenai siapa saja yang bisa melayani jasa pemasangan solar PV.

"Untuk 15 kilowatt, kasarnya kemarin Rp275 juta. Tapi kan rumah kamu nggak sampai 15kW. Rp275 juta dibagi 15, jadi Rp1,8 juta per watt nya. Nanti PLN atau diwebsite kita siapa saja yang bisa memasang atau melayani jasa pemasangan. Ada yang tukang masang dan tukang inspeksi juga. Karena ini kan menyangkut penyelamatan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pabrik Pakai Panel Surya...
Pabrik Pakai Panel Surya Atap Harus Jadi Tren Demi Capai EBT 23%
Dorong PLTS Atap, Kementerian...
Dorong PLTS Atap, Kementerian ESDM Alihkan Sebagian Subsidi Listrik
Potensi Air Papua Dibidik...
Potensi Air Papua Dibidik Australia, Kementerian ESDM Godok Konsep REBID
Satu Juta Surya Atap...
Satu Juta Surya Atap Makin Mulus dengan Harga Kompetitif
Industri Perikanan Bakal...
Industri Perikanan Bakal Manfaatkan Cold Storage Tenaga Surya
Kementerian ESDM Genjot...
Kementerian ESDM Genjot Capaian Energi Baru Terbarukan
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved