Rupiah Membaik, IHSG Sesi I Melompat ke Level 5.804
Rabu, 10 Oktober 2018 - 12:56 WIB
Rupiah Membaik, IHSG Sesi I Melompat ke Level 5.804
A
A
A
JAKA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi siang perdagangan, Rabu (10/10/2018) terus memperlihatkan tren perbaikan sejak pembukaan pagi ini. Pergerakan positif mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih kokoh di zona hijau hingga sesi I hari ini dibandingkan kemarin.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp15.200/USD atau lebih baik dari posisi kemarin pada level Rp15.237/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp15.200 hingga Rp15.227/USD.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada pada posisi Rp15.195/USD atau melesat untuk berbalik pulih dari posisi penutupan Selasa, kemarin di level Rp15.235/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp15.175-Rp15.226/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan menguat di level Rp15.215/USD. Posisi ini sedikit membaik dari sebelumnya Rp15.233/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas hingga perdagangan siang, menunjukkan rupiah masih tertekan meski tidak terlalu ke level Rp15.225/USD. Posisi ini terdepresiasi dari penutupan sebelumnya yang berakhir pada Rp15.220/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I melompat naik 7,80 poin yang setara 0,13% ke level 5.804,59. Sedangkan pada sesi pembukaan pagi tadi bursa saham Tanah Air lebih tinggi 30,650 poin atau 0,529% menjadi 5.827,44 dan kemarin berakhir meningkat ke level 5.796,79 dengan tambahan 35,72 poin.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp967 miliar dengan 1,49 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp117,95 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp383,14 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp265,19 miliar. Tercatat 212 saham naik, 160 turun dan 138 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Sona Topas Tourism Industry Tbk. (SONA), PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) dan PT Propertindo Mulia Investama Tbk (MPRO). Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan yakni PT Astra International Tbk. (ASII), PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) serta PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp15.200/USD atau lebih baik dari posisi kemarin pada level Rp15.237/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp15.200 hingga Rp15.227/USD.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada pada posisi Rp15.195/USD atau melesat untuk berbalik pulih dari posisi penutupan Selasa, kemarin di level Rp15.235/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp15.175-Rp15.226/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan menguat di level Rp15.215/USD. Posisi ini sedikit membaik dari sebelumnya Rp15.233/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas hingga perdagangan siang, menunjukkan rupiah masih tertekan meski tidak terlalu ke level Rp15.225/USD. Posisi ini terdepresiasi dari penutupan sebelumnya yang berakhir pada Rp15.220/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I melompat naik 7,80 poin yang setara 0,13% ke level 5.804,59. Sedangkan pada sesi pembukaan pagi tadi bursa saham Tanah Air lebih tinggi 30,650 poin atau 0,529% menjadi 5.827,44 dan kemarin berakhir meningkat ke level 5.796,79 dengan tambahan 35,72 poin.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp967 miliar dengan 1,49 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp117,95 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp383,14 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp265,19 miliar. Tercatat 212 saham naik, 160 turun dan 138 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Sona Topas Tourism Industry Tbk. (SONA), PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) dan PT Propertindo Mulia Investama Tbk (MPRO). Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan yakni PT Astra International Tbk. (ASII), PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) serta PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA).
(akr)
Lihat Juga :