Perdagangan Sesi Siang, IHSG Ambruk 1,82% dan Rupiah Makin Parah

Kamis, 11 Oktober 2018 - 12:38 WIB
Perdagangan Sesi Siang,...
Perdagangan Sesi Siang, IHSG Ambruk 1,82% dan Rupiah Makin Parah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi siang perdagangan, Kamis (11/10/2018) terus anjlok semakin parah hingga tembus level Rp15.262/USD. Keterpurukan mata uang Garuda siang ini mengiringi kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cukup dalam untuk meneruskan tren negatif sejak pembukaan.

Menurut Yahoo Finance, rupiah pada sesi I terkapar di posisi Rp15.262/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan kemarin di level Rp15.195/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp15.198 hingga Rp15.265/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga terus terpuruk semakin dalam menjadi Rp15.265/USD. Rupiah menunjukkan tren kejatuhan sejak awal bulan Oktober untuk terus ke zona merah usai kemarin parkir di level Rp15.220/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, hingga sesi siang berada di level Rp15.266/USD untuk menjadi sinyal semakin memburuk dari sebelumnya Rp15.200/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp15.223-Rp15.267/USD.

Sementara data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berbalik ke zona merah pada level Rp15.253/USD. Posisi ini melemah dari posisi sebelumnya di level Rp15.215/USD.

Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan memerah usai kehilangan 1,82% atau setara dengan 106.17 poin menjadi 5.714,50 ketika tadi pagi dibuka anjlok pada posisi posisi 5.700,87 usai merosot tajam 119,800 poin atau 2,06%. Kemarin, pada penutupan Rabu (10/10), IHSG berakhir menghijau ke level 5.820,67.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,06 miliar dengan 7,66 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp606,76 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,29 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp685,26 miliar. Tercatat 63 saham naik, 357 turun dan 77 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK), PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) serta PT Super Energy Tbk. (SURE). Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL), PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) dan PT Astra International Tbk. (ASII).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
1 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
2 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
2 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
2 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
3 jam yang lalu
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved