Dampak Ekonomi Fasilitas KITE IKM dari Bea Cukai Makin Positif

Kamis, 11 Oktober 2018 - 15:47 WIB
Dampak Ekonomi Fasilitas...
Dampak Ekonomi Fasilitas KITE IKM dari Bea Cukai Makin Positif
A A A
JAKARTA - Sejak digulirkan di awal tahun 2017 fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil dan Menengah (KITE-IKM) telah banyak dimanfaatkan oleh para pelaku usaha dalam negeri. Tercatat hingga akhir September 2018, telah terdapat 60 pengguna fasilitas tersebut yang terdiri dari 46 perusahaan skala menengah, dan 14 perusahaan skala kecil.

Plt. Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Bea Cukai, Ambang Priyonggo mengungkapkan sejak mulai diluncurkan fasilitas ini, berbagai dampak ekonomi positif telah dirasakan.

"Nilai investasi dari penggunaan fasilitas ini telah mencapai Rp157,1 miliar, rasio ekspor impor juga mencapai 3,06 kali di mana nilai devisa impor penggunaan fasilitas ini telah mencapai USD3.589.949, sementara nilai devisa ekspor mencapai USD11.014.265, tidak hanya itu, fasilitas KITE IKM juga berdampak terhadap penyerapan 8.393 tenaga kerja," papar Ambang dalam keterangan tertulis, Kamis (11/10/2018).

Dari total IKM saat ini, jumlah IKM yang telah melakukan impor sebanyak 32 IKM, atau 53% dari total IKM. Sedangkan IKM yang telah melakukan impor maupun ekspor sebanyak 25 IKM atau 42% dari total IKM. Sebaran IKM tersebut didominasi di daerah Jawa Tengah dan Bali dengan bidang produksi yang mendominasi berupa barang kerajinan dan furnitur.

Ambang menjelaskan bahwa banyak sekali manfaat yang akan didapat dari pemanfaatan fasilitas KITE IKM. Sebelum adanya fasilitas KITE IKM, para pengusaha IKM harus melakukan importasi bahan baku sendiri dan membayar bea masuk dan pajak impor sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara, banyak di antara IKM yang tidak dapat mengimpor bahan baku sendiri dikarenakan ketidaktahuan cara melakukan impor sendiri, sehingga bahan baku impor yang diperoleh IKM berasal dari distributor dengan harga yang berlipat.

Begitupun dengan ekspor, selama ini banyak IKM yang tidak mampu mengekspor sendiri produknya, sehingga penjualan ke luar negeri dilakukan melalui distributor atau pihak lain yang mempunyai akses ke pasar internasional. Harga jual sebenarnya yang dibayarkan oleh buyer di luar negeri tentu tidak dapat dinikmati sepenuhnya oleh IKM karena distributor atau pihak lain yang menjadi penentu harga.

Namun, dengan adanya fasilitas KITE IKM ini para pengusaha IKM dapat mengimpor barang bahan, barang contoh, mesin secara langsung atau melalui Konsorsium. Selain itu, IKM juga dapat mengekspor sendiri hasil produksinya dengan dibukanya akses pasar ekspor melalui fasilitas Pusat Logistik Berikat.

Dengan adanya fasilitas KITE IKM, diharapkan akan ada penurunan biaya produksi sebesar 20% hingga 25% bagi IKM. Hal itu diharapkan dapat menambah efisiensi biaya produksi yang dapat berakibat pada peningkatan pendapatan/penghasilan IKM, peningkatan daya saing untuk produk ekspor, peningkatan penyerapan tenaga kerja, peningkatan devisa ekspor, dan peningkatan penerimaan perpajakan dari IKM, serta multiplier effect ekonomi lainnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bantu Pemulihan Ekonomi,...
Bantu Pemulihan Ekonomi, Bea Cukai Sulbagsel Edukasi Pengusaha Soal KITE IKM
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
Pelaku IKM Dapat Penghargaan...
Pelaku IKM Dapat Penghargaan Upakarti, Dewi Motik: Ini Bisa Memberi Motivasi
Cukai Minuman Berpemanis...
Cukai Minuman Berpemanis Dinilai Bikin Pahit Bisnis IKM Mamin
Dukung Pertumbuhan IKM,...
Dukung Pertumbuhan IKM, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Rp1,2 Triliun
Waspada Jastip dari...
Waspada Jastip dari Luar Negeri Dikenakan Biaya
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
32 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
42 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved