IHSG Berakhir Tergelincir ke Zona Merah, Bursa Jepang Turun Tajam
Senin, 15 Oktober 2018 - 16:54 WIB
IHSG Berakhir Tergelincir ke Zona Merah, Bursa Jepang Turun Tajam
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi akhir perdagangan awal pekan, Senin (15/10/2018) tergelincir ke zona merah saat bursa utama Asia terkapar dipimpin kejatuhan terdalam bursa saham Jepang. Hingga sesi sore, IHSG ditutup menyusut 29,23 poin atau 0.51% ke level 5.727,26.
Sebelumnya pada perdagangan sesi siang tadi, bursa saham Tanah Air meningkat 10,948 poin atau 0,190% menjadi 5.767,44. Sedangkan pagi tadi, IHSG menguat di posisi 5.804,72 usai memperoleh tambahan 48,230 poin yang setara 0,838% atau lebih baik dari penutupan Jumat (12/10) sebesar 5.756,49.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,35 triliun dengan 8,81 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp340,13 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,49 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,83 triliun. Tercatat sebesar 129 saham menguat, 309 melemah dan 109 stagnan.
Seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia tergelincir pada awal pekan setelah investor fokus pada tekanan kepada ekuitas global. Pasar saham daratan China terlihat jatuh cukup dalam ketika indeks Hang Seng di Hong Kong hingga sesi sore ambruk ke level 25,445.06 usai kehilangan 356.43 atau 1.38%.
Sedangkan komposit Shanghai tergelincir 1,49% hingga ditutup pada posisi 2,568.10 atau menjadi yang terendah sejak November 2014 diikuti pelemahan komposit Shenzhen sebesar 1.178 dan di akhir sesi menjadi 1,281.08.
Bursa saham Jepang juga mengalami pelemahan terdalam dalam satu hari mencapai 1,87% ke level 22.271,30 ketika indeks Topix juga tergelincir sebesar 1.5% di posisi 1,675.44 terseret kejatuhan mayoritas semua sektor. Di Korea Selatan, indeks Kospi tidak terkecuali mengalami tekanan meskipin tidak terlalu besar.
Terpantau Kospi tergelincir 0,77% menjadi 2,145.12 ketika saham perusahaan teknologi merosot di antaranya Samsung Electronics lebih rendah 0.45% dan pembuat chip komputer SK Hynix ambruk 2,9%.
Sebelumnya pada perdagangan sesi siang tadi, bursa saham Tanah Air meningkat 10,948 poin atau 0,190% menjadi 5.767,44. Sedangkan pagi tadi, IHSG menguat di posisi 5.804,72 usai memperoleh tambahan 48,230 poin yang setara 0,838% atau lebih baik dari penutupan Jumat (12/10) sebesar 5.756,49.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,35 triliun dengan 8,81 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp340,13 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,49 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,83 triliun. Tercatat sebesar 129 saham menguat, 309 melemah dan 109 stagnan.
Seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia tergelincir pada awal pekan setelah investor fokus pada tekanan kepada ekuitas global. Pasar saham daratan China terlihat jatuh cukup dalam ketika indeks Hang Seng di Hong Kong hingga sesi sore ambruk ke level 25,445.06 usai kehilangan 356.43 atau 1.38%.
Sedangkan komposit Shanghai tergelincir 1,49% hingga ditutup pada posisi 2,568.10 atau menjadi yang terendah sejak November 2014 diikuti pelemahan komposit Shenzhen sebesar 1.178 dan di akhir sesi menjadi 1,281.08.
Bursa saham Jepang juga mengalami pelemahan terdalam dalam satu hari mencapai 1,87% ke level 22.271,30 ketika indeks Topix juga tergelincir sebesar 1.5% di posisi 1,675.44 terseret kejatuhan mayoritas semua sektor. Di Korea Selatan, indeks Kospi tidak terkecuali mengalami tekanan meskipin tidak terlalu besar.
Terpantau Kospi tergelincir 0,77% menjadi 2,145.12 ketika saham perusahaan teknologi merosot di antaranya Samsung Electronics lebih rendah 0.45% dan pembuat chip komputer SK Hynix ambruk 2,9%.
(akr)
Lihat Juga :