IHSG Menyusut 39,910 Poin di Awal Sesi, Bursa China Kembali Bangkit

Jum'at, 19 Oktober 2018 - 09:46 WIB
IHSG Menyusut 39,910...
IHSG Menyusut 39,910 Poin di Awal Sesi, Bursa China Kembali Bangkit
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan di perdagangan, Jumat (19/10/2018) menyusut pada sesi pagi untuk mengiringi kebangkitan bursa saham China. Dalam sesi pembukaan, IHSG tercatat di posisi 5.805,33 dengan penurunan 39,910 poin atau setara 0,683%.

Sebelumnya pada perdagangan, Kamis kemarin terpantau bursa saham Tanah Air tergelincir ke zona merah untuk mengiringi kejatuhan bursa utama Asia. Tercatat pada sesi sore, IHSG ditutup pada level 5.845,24 usai kehilangan 23,38 poin atau 0,40%.

Penurunan IHSG pagi ini dipicu antara lain oleh kejatuhan harga saham Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Bank Mandiri Tbk (BMRI), Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan dan H.M. Sampoerna Tbk (HMSP).

Hingga pukul 09.05 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu UNVR turun 1,68% jadi Rp43.850 per unit. Adapun harga saham BBCA turun 0,74% ke Rp23.425, BMRI turun 0,77% jadi Rp6.450, BBRI turun 0,97% ke Rp3.060, dan HMSP turun 0,78% jadi Rp3.810 per saham.

Di sisi lain, pasar saham China bangkit kembali meskipun angka PSD atau pertumbuhan ekonomi meleset dari perkiraan. Secara lebih luas bursa saham Asia bergerak variasi atau mixed dalam sesi pagi perdagangan Jumat ketika ekonomi China tumbuh pada kuartal ketiga 2018 di bawah ekspektasi.

Setelah mengalami kejatuhan, pasar saham China pagi ini kembali pulih pasca rilis data PDB. Pada daratan China, komposit Shanghai tercatat meningkat 0,47% dan komposit Shenzhen mencetak kenaikan sebesar 0,56%.

Indeks Hang Seng di Hong Kong justru berbanding terbalik usai menyusut 0,18%. Aksi jual di pasar saham China telah terjadi sepanjang sesi sebelumnya pada perdagangan, Kamis dengan komposit Shanghai menuju titik terendah sejak November 2014 pada Kamis pagi, lalu.

Selanjutnya indeks Nikkei 225 Jepang dan Topix turun sekitar 1,1% diikuti tren negatif bursa saham Kospi di Korea Selatan yang lebih rendah sebesar 0,2%. Sementara bursa patokan Australia ASX 200 melihat pemulihan parsial tetapi tetap lebih rendah dengan kehilangan tipis 0,28% dalam perdagangan pagi, karena sebagian besar sektor cenderung tertekan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
18 menit yang lalu
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
51 menit yang lalu
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
1 jam yang lalu
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved