Roadmap Penanganan Limbah Freeport Belum Rampung

Jum'at, 19 Oktober 2018 - 17:31 WIB
Roadmap Penanganan Limbah...
Roadmap Penanganan Limbah Freeport Belum Rampung
A A A
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan bahwa saat ini peta jalan (roadmap) penanganan masalah lingkungan di wilayah pertambangan PT Freeport Indonesia belum rampung. Persoalan mengenai penanganan lingkungan terdampak area tambang ini menjadi salah satu ganjalan dalam proses negosiasi divestasi saham Freeport yang dilakukan PT Inalum (Persero).
(Baca Juga: Belum Bayar Se-Rupiah pun, Inalum Pastikan Divestasi Freeport Jalan )
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengungkapkan, saat ini roadmap tersebut tengah dirampungkan pihaknya. Progresnya hingga saat ini baru sekitar 60%. "Lagi diselesaikan (roadmap limbah Freeport). (Progressnya) udah 60%," katanya di Gedung Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Seperti diketahui, pada April 2018 lalu, KLHK menerbitkan Keputusan Menteri LHK Nomor 175/2018 yang mengharuskan Freeport Indonesia memperbaiki pengelolaan Limbah Bahan Beracun Berbahaya (Limbah B3) berupa tailing miliknya di daerah penimbunan Ajkwa atau Modified Ajkwa Deposition Area (ModADA) di Kabupaten Mimika, Papua.

Sementara itu Kepala Komunikasi Korporat PT Freeport Rendi Witular menyatakan, persoalan lingkungan dan penerbitan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) permanen bukan menjadi ganjalan untuk penyelesaian divestasi ini.

"Diselesaikan secara paralel (lingkungan). Dan saya kira nggak menjadi masalah, karena solusinya sudah ada. Kemudian, ini akan dulu (bayar) enggak lama setelah itu IUPK. Atau IUPK dulu baru dibayar. Yang mana duluan, enggak ada masalah," katanya saat dihubungi SINDOnews.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Limbah Tailing Dinilai...
Limbah Tailing Dinilai Bantu Pemerataan Pembangunan di Seluruh Indonesia
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Freeport Indonesia Pulihkan...
Freeport Indonesia Pulihkan Ekosistem Mangrove Lewat Program Mangrove for Life
GLF 2020, Indonesia...
GLF 2020, Indonesia Jadi Perhatian Dunia Terkait Hutan dan Lingkungan
KLHK Ungkap 5 Dekade...
KLHK Ungkap 5 Dekade Perjalanan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Indonesia
Masalah Lingkungan Hidup,...
Masalah Lingkungan Hidup, Indonesia Usung 3 Isu Prioritas di EDM-CSW
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
9 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
9 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
9 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
10 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
10 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
10 jam yang lalu
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved