Freeport Indonesia Pulihkan Ekosistem Mangrove Lewat Program Mangrove for Life
Minggu, 01 Desember 2024 - 13:25 WIB
loading...
PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Kementerian Lingkungan Hidup melakukan penanaman mangrove seluas 25 hektare di Kecamatan Percut Sei-Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Foto/Dok
A
A
A
DELI SERDANG - PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Kementerian Lingkungan Hidup melakukan penanaman mangrove seluas 25 hektare di Kecamatan Percut Sei-Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, sebagai bagian dari pelaksanaan komitmen PTFI menanam 10 ribu mangrove hingga tahun 2041 atau disebut program “Mangrove for Life”.
Penanaman mangrove secara simbolis dilakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan Direktur & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, dan manajemen PTFI.
Baca Juga: Maximus Tipagau Siap Tingkatkan SDM Warga Lokal Penuhi Kebutuhan PT Freeport
“Indonesia memiliki hutan mangrove seluas 3,4 juta hektare, terbesar di dunia. Sebanyak 23 persen populasi mangrove dunia ada di Indonesia. Mangrove sangat penting bagi kehidupan,” kata Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq kepada wartawan usai penanaman mangrove.
Ia mengatakan, tanaman mangrove memiliki kandungan karbon yang tinggi pada soil mangrove atau tanah mangrove. Fungsinya sebagai penyaring alami yang menangkap sedimen dan polutan dari air, sehingga membantu menjaga kualitas air di ekosistem pesisir.
Penanaman mangrove secara simbolis dilakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan Direktur & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, dan manajemen PTFI.
Baca Juga: Maximus Tipagau Siap Tingkatkan SDM Warga Lokal Penuhi Kebutuhan PT Freeport
“Indonesia memiliki hutan mangrove seluas 3,4 juta hektare, terbesar di dunia. Sebanyak 23 persen populasi mangrove dunia ada di Indonesia. Mangrove sangat penting bagi kehidupan,” kata Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq kepada wartawan usai penanaman mangrove.
Ia mengatakan, tanaman mangrove memiliki kandungan karbon yang tinggi pada soil mangrove atau tanah mangrove. Fungsinya sebagai penyaring alami yang menangkap sedimen dan polutan dari air, sehingga membantu menjaga kualitas air di ekosistem pesisir.
Lihat Juga :