Teknologi Finansial Token Service Optimis Dukung Inklusi Keuangan

Minggu, 21 Oktober 2018 - 12:33 WIB
Teknologi Finansial...
Teknologi Finansial Token Service Optimis Dukung Inklusi Keuangan
A A A
JAKARTA - Platform teknologi finansial (fintech) di tanah air terus berkembang, salah satunya datang dari Token Service (TSV). Mengusung konsep loyalty reward berbasis teknologi blockchain, Token Service optimis mampu mendukung program inklusi keuangan yang digalakkan pemerintah.

Founder Token Service, Rejive Dewangga, menjelaskan, Token Service merupakan layanan reward dari merchant (pelaku usaha) untuk konsumennya. Menariknya, reward yang diberikan bukan berupa poin atau voucher, tapi aset digital yang dapat dikonversi menjadi rupiah atau bitcoin di platform marketcrypto.

"Jadi konsumen yang bertransaksi di aplikasi dan merchant akan mendapatkan reward Token Service yang bisa diuangkan. Pola ini sama seperti deposito di bank, hanya saja mengubah aktivitasnya lebih produktif melalui transaksi digital," kata Rejive saat dihubungi di Jakarta.

Token Service secara resmi melakukan penjualan token awal (Initial Token Sale) di web resminya tokenservice.id dan mulai Januari 2019 Token Service dapat diperjualbelikan di platform marketcrypto.

Teknologi ini diimplementasikan ke sebuah platform belanja online dan merchant-merchant offline.

Rejive yang sudah 3 tahun menekuni dunia digital marketing tersebut menambahkan, teknologi blockchain membuat transaksi lebih aman dari serangan hacker maupun kecurangan. Teknologi ini juga transparan karena melaporkan tiap transaksi ke semua pengguna suatu jaringan.

"Kalau sistem yang konvensionalkan rawan serangan hacker. Tentu kondisi itu bisa merugikan merchant maupun konsumen," terangnya.

Rejive optimis, Token Service dapat diterima para pelaku usaha maupun konsumen, karena memberi keuntungan ke kedua belah pihak.

"Untuk pelaku usaha tentu mendapat pelanggan yang loyal karena transaksi memberi reward, ini juga berpotensi meningkatkan transaksi, berpotensi mendapat konsumen baru, dan menghemat biaya marketing," terangnya.

Rejive juga yakin Token Service mendukung inklusi keuangan, gerakan non-tunai dan menambah minat belanja masyarakat. "Ini membuat membuat ekosistem cashlesh berkelanjutan, membuat perekonomian berjalan baik, karena dengan tingginya nilai beli masyarakat, proses produksi juga akan lebih tinggi," ujar Rejive.

Sebanyak Rp100.000.000 dari hasil penjualan perdana Token Service akan didonasikan ke korban gempa di Palu. "Ini adalah salah satu cara baru membantu korban bencana dengan cara tokenisasi berbasis blockchain," pungkas Rejive.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gangguan Sistem TI Global...
Gangguan Sistem TI Global di Bandara, 4 Maskapai Ini Terdampak
7 Jurusan IT yang Gampang...
7 Jurusan IT yang Gampang Cari Kerja, Prospek Menjanjikan
Drife Menunjukkan Otomatisasi...
Drife Menunjukkan Otomatisasi Percepat Perusahaan Capai Tujuan
20 Jurusan S1 IT Terbaik...
20 Jurusan S1 IT Terbaik Versi Indonesian Engineering and Technology Institutional Ranking 2025
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik Dunia Bidang IT Versi Edurank 2024, Intip Biaya Kuliahnya Juga
10 Jurusan Kuliah Ranah...
10 Jurusan Kuliah Ranah IT yang Banyak Diincar BUMN, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
56 menit yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
2 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
2 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
3 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
4 jam yang lalu
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved