IHSG Turun 24,25 Poin, Rupiah Stagnan di Rp15.211
Selasa, 23 Oktober 2018 - 12:38 WIB
IHSG Turun 24,25 Poin, Rupiah Stagnan di Rp15.211
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabugan (IHSG) pada sesi I perdagangan Selasa (23/10/2018) melemah 24,25 poin atau 0,42% ke level 5.816,18. Di awal perdagangan, indeks dibuka melemah 1,74 poin atau 0,03% ke level 5.838,69.
Pelemahan indeks seiring sentimen masih rapuhnya kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Indeks juga turun disebabkan sembilan indeks sektoral yang memerah, dengan sektor infrastruktur jatuh 0,94% dan berbanding aneka industri yang satu-satunya menguat dengan naik 0,14%.
Penurunan ini seiring kemerosotan harga saham 198 dari 489 emiten yang sahamnya ditransaksikan di BEI. Saham-saham emiten tersebut antara lain berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun. Emiten tersebut adalah Bank Central Asia Tbk (BBCA), Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Dari 531 saham, 208 tertekan, 170 tetap dan 153 menguat. Nilai transaksi saham Rp5,30 triliun dari 8,47 miliar lembar. Transaksi bersih asing Rp98,64 miliar dengan aksi jual asing Rp1,28 triliun dan aksi beli asing Rp1,38 triliun.
Sementara itu, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di indeks Bloomberg pada sesi I Selasa (23/10), melemah 24 poin atau 0,16% ke level Rp15.211 per USD, dibanding Senin lalu di Rp15.187 per USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan mata uang NKRI pada rehat siang ini, juga terdepresiasi 25 poin alias 0,16% ke posisi Rp15.205 per USD, dibandingkan penutupan kemarin di Rp15.180 per USD.
Pelemahan indeks seiring sentimen masih rapuhnya kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Indeks juga turun disebabkan sembilan indeks sektoral yang memerah, dengan sektor infrastruktur jatuh 0,94% dan berbanding aneka industri yang satu-satunya menguat dengan naik 0,14%.
Penurunan ini seiring kemerosotan harga saham 198 dari 489 emiten yang sahamnya ditransaksikan di BEI. Saham-saham emiten tersebut antara lain berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun. Emiten tersebut adalah Bank Central Asia Tbk (BBCA), Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Dari 531 saham, 208 tertekan, 170 tetap dan 153 menguat. Nilai transaksi saham Rp5,30 triliun dari 8,47 miliar lembar. Transaksi bersih asing Rp98,64 miliar dengan aksi jual asing Rp1,28 triliun dan aksi beli asing Rp1,38 triliun.
Sementara itu, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di indeks Bloomberg pada sesi I Selasa (23/10), melemah 24 poin atau 0,16% ke level Rp15.211 per USD, dibanding Senin lalu di Rp15.187 per USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan mata uang NKRI pada rehat siang ini, juga terdepresiasi 25 poin alias 0,16% ke posisi Rp15.205 per USD, dibandingkan penutupan kemarin di Rp15.180 per USD.
(ven)
Lihat Juga :