Home Credit Indonesia Bantu Dunia Pendidikan Indonesia

Rabu, 24 Oktober 2018 - 17:12 WIB
Home Credit Indonesia...
Home Credit Indonesia Bantu Dunia Pendidikan Indonesia
A A A
TANGERANG - Guna membantu dunia pendidikan di Indonesia, perusahaan pembiayaan multiguna berbasis teknologi Home Credit Indonesia melalui program corporate social responsibility (CSR) menyelenggarakan kegiatan renovasi sekolah lewat kerja sama dengan Yayasan Bangun Sekolah, Senin (22/10/2018).

Data UNICEF menyebutkan, pada 2016 ada 2,5 juta anak Indonesia tidak memiliki akses pendidikan yang layak. Karena banyak bangunan sekolah yang rusak dan tidak memadai untuk melangsungkan aktivitas belajar mengajar.

Menurut Andy Nahil Gultom, Chief External Affairs Home Credit Indonesia, hal inilah yang melatar-belakangi Home Credit Indonesia untuk membantu memperbaiki fasilitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Falah, yang berlokasidi Desa Palasari, Legok, Tangerang, Banten.

“Home Credit Indonesia berkomitmen secara aktif melakukan program tanggung jawab sosial. Sejak tahun 2015, kami telah menjalankan berbagai Program CSR yang berkenaan dengan bidang pelestarian lingkungan, sanitasi, kesehatan dan juga pendidikan,” jelas Andy.

Program CSR Home Credit Indonesia tahun 2018 ini memang difokuskan pada perbaikan fasilitas sekolah yang meliputi renovasi genting, lantai dan tembok dan juga kamar mandi sekolah yang mengalami kerusakan sehingga kurang kondusif untuk mendukung kegiatan belajar mengajar bagi sekitar 107 murid dan 10 orang tenaga pengajar.

“Pendidikan menjadi salah satu perhatian yang penting bagi kami. Pada kesempatan kali ini, relawan Home Credit juga turun langsung berpartisipasi program CSR ke MI Nurul Falah untuk merenovasi ruang belajar mengajar di sekolah ini guna menumbuhkan semangat belajar para siswa di sini,” lanjut Andy.

Peresmian kegiatan renovasi sekolah ini selain dilakukan oleh Andy Nahil Gultom juga Kepala Sekolah MI Nurul Falah, Armin, dan Pendiri Yayasan Bangun Sekolah, Maria Harfanti.

Relawan Home Credit Indonesia turut membantu persiapan awal renovasi sekolah dengan membersihkan langit-langit sekolah, dinding, jendela dan juga ventilasi, kamar mandi, serta merapikan dan memilah buku-buku di perpustakaan.

Maria Harfanti menuturkan, pihaknya sangat senang dapat bekerjasama untuk memperbaiki sekolah MI Nurul Falah di Legok bersama Home Credit Indonesia. Dia berharap kegiatan ini dapat memberi inspirasi bagi teman-teman Home Credit Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya untuk semakin giat mendukung perbaikan fasilitas pendidikan di Indonesia.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Apresiasi Home Credit,...
Apresiasi Home Credit, Bayar Cicilan Tepat Datangkan Berkah
Perluas Portofolio,...
Perluas Portofolio, Home Credit Tawarkan Pembiayaan Modal Usaha hingga Rp50 Juta
Home Credit Kembali...
Home Credit Kembali Hadirkan Layanan Keuangan Inklusif di Jakarta Fair 2025
Komitmen Home Credit...
Komitmen Home Credit Perluas Distribusi Layanan Proteksi di Indonesia
Dukung Gerakan Cashless,...
Dukung Gerakan Cashless, Home Credit Hadirkan Alat Pembayaran Non Tunai
Home Credit Jalin Kemitraan...
Home Credit Jalin Kemitraan Meningkatkan Pengalaman Pelanggan dan Dorong Ekonomi Lokal
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
1 jam yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
1 jam yang lalu
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
2 jam yang lalu
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
2 jam yang lalu
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved