Perlambatan Eropa Buat USD Untung, Rupiah Meriang ke Rp15.197

Rabu, 24 Oktober 2018 - 17:40 WIB
Perlambatan Eropa Buat...
Perlambatan Eropa Buat USD Untung, Rupiah Meriang ke Rp15.197
A A A
JAKARTA - Tidak adanya sentimen positif di dalam negeri membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih meriang. Pada perdagangan Rabu (24/10), rupiah di indeks Bloomberg ditutup melemah 6 poin atau 0,04% ke level Rp15.197 per USD, berbanding Selasa kemarin di Rp15.191. Rabu ini, rupiah diperdagangkan di kisaran Rp15.180-Rp15.198 per USD.

Idem, data Yahoo Finance pada Rabu petang ini menunjukkan rupiah terdepresiasi 10 poin alias 0,07% ke level Rp15.195 per USD. Selasa kemarin, mata uang NKRI ditutup di Rp15.185 per USD. Hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp15.175-Rp15.200 per USD.

Upaya Bank Indonesia yang memutuskan tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%, tidak mendapat respons positif dari investor. Pasar masih mencermati dolar sebagai kekuatan safe haven menanggapi perlambatan pertumbuhan ekonomi di Jerman dan Prancis.

Melansir dari Reuters, Rabu (24/10), kedua negara ekonomi terbesar di Uni Eropa itu mengalami gangguan ekonomi. Pertumbuhan sektor swasta Jerman melambat ke level terendah lebih dari 3 tahun. Begitu juga pertumbuhan manufaktur di Prancis yang mencapai level terendah 25 bulan.

Perlambatan ekonomi di Jerman dan Prancis semakin menambah nestapa Uni Eropa, setelah masih adanya perselisihan anggaran antara Italia dengan Uni Eropa. Belum lagi belum terjadinya kesepakatan Inggris soal Brexit.

Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama naik 0,44% pada level 96,39. Hasil ini membuat euro turun 0,4% menjadi USD1,1422, merupakan level terlemah sejak 20 Agustus 2018.

Poundsterling Inggris turun 0,2% menjadi USD1,2959, mendekati level terendah 2-1/2 minggu. Yen melemah ke 112,48 per USD dan dolar Kanada mendatar di CAD1,3084. Sementara, dolar Australia naik 0,1% menjadi 0,7096 berkat kenaikan pasar ekspor utama di Australia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
9 menit yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
58 menit yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
2 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
3 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
3 jam yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
12 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved