Wall Street Jatuh Karena Tersandung Kekhawatiran Suku Bunga

Kamis, 25 Oktober 2018 - 09:35 WIB
Wall Street Jatuh Karena...
Wall Street Jatuh Karena Tersandung Kekhawatiran Suku Bunga
A A A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street anjlok pada perdagangan Rabu waktu setempat, terutama imbas kinerja buruk saham-saham teknologi berkapitalisasi besar. Mereka merespons kekhawatiran kenaikan suku bunga yang memicu perlambatan pertumbuhan kredit.

Mengutip CNBC, Kamis (25/10/2018), indeks Dow Jones Industrial Average turun 608,01 poin menjadi 24.583,42, menghapus semua kenaikannya disepanjang 2018. Indeks S&P 500 turun 3,1% menjadi 2.656,10, juga berbalik negatif untuk tahun ini. Nasdaq turun 4,4% menjadi 7.108,40 karena saham Facebook, Amazon, Netflix dan Alphabet semuanya diperdagangkan lebih rendah.

Kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi AS imbas tekanan dari kenaikan suku bunga, setelah Departemen Perdagangan mengatakan penjualan rumah baru jatuh ke level terendah dalam dua tahun. SPDR S&P Homebuilders ETF (XHB) melansir penjualan rumah baru turun 3,5%.

Hal ini membuat saham perbankan jatuh karena kekhawatiran perlambatan pertumbuhan untuk hipotek dan pinjaman (kredit) lainnya. SPDR S&P Bank ETF (KBE) turun 4,1%. Saham JP Morgan Chase dan Citigroup keduanya melemah lebih dari 1,5%. Saham Bank of America turun 3,1%.

"Sejak awal Februari hingga akhir September, saham AS mengalami tekanan, sementara saham di luar negeri sebagian besar juga tersandung. Dan bulan Oktober ini pasar AS menangis ditambah sentimen bearish di luar negeri," kata Ed Yardeni, presiden dan kepala strategi investasi di Yardeni Research.

Namun ia percaya pasar akan kembali bullish di tahun depan, dan harus dipicu oleh tanda-tanda pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dikombinasikan dengan inflasi yang lemah.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
17 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
1 jam yang lalu
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
2 jam yang lalu
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
3 jam yang lalu
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
12 jam yang lalu
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved