BI Klaim Kinerja Industri Pengolahan Mulai Meningkat

Jum'at, 26 Oktober 2018 - 16:23 WIB
BI Klaim Kinerja Industri...
BI Klaim Kinerja Industri Pengolahan Mulai Meningkat
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengklaim bahwa kinerja industri pengolahan mulai mengalami peningkatan. Hal in terlihat dari survei yang dilakukan BI bertajuk Prompt Manufacturing Index (PMI).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, hasil survei PMI pada kuartal III-2018 menunjukkan industri pengolahan berada di level 52,02%. Artinya industri pengolahan menuju fase ekspansi.

"Di kuartal III-2018, FMI kita menunjukkan 52,02%. Kalau lebih dari 50% itu artinya fase ekspansi. Dengan demikian PMA yang 52,02% menunjukkan industri pengolahan kita pada kuartal III menunjukkan fase ekspansi," katanya di Gedung BI, Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Lebih jauh, Perry menjelaskan ekspansi sektor pengolaan didorong oleh kenaikan produksi yang terindikasi mencapai 55,18%. Kenaikan volume produksi ini didukung oleh permintaan khususnya di pasar domestik.

Sejalan dengan itu, katanya, volume inventory (persediaan barang jadi) dan volume pesanan itu juga dalam periode ekspansi. "Masing-masing indeksnya inventory 54,1% dan pesanan 53,37%. Jadi ini menunjukkan memang produksi itu meningkat, tidak hanya volume pesanannya meningkat tapi juga membentuk inventory yang meningkat," imbuh dia.

Masih menurut Perry, para pengusaha melihat permintaan kedepannya akan mengalami peningkatan. Sehingga, mereka tidak hanya memproduksi untuk kebutuhan saat ini, melainkan juga menyiapkan stok untuk permintaan kedepan.

"Itu juga terindikasi dengan ekspansi sektor pengolahan yang diperkirakan akan terus berlanjut pada kuartal IV-2018. Ekspansi sektor pengolahan di kuartal IV ini juga didukung oleh peningkatan permintaan di pasar domestik sehubungan dengan perayaan Natal dan liburan akhir tahun," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Kembali Tarik...
Indonesia Kembali Tarik Utang dari Bank Dunia 800 Juta Dolar
Kinerja Industri Pengolahan...
Kinerja Industri Pengolahan Turun di Triwulan III 2021
Menperin: Industri Manufaktur...
Menperin: Industri Manufaktur tumbuh Positif 4,88 Persen
Fasilitasi Saung Angklung...
Fasilitasi Saung Angklung Udjo, BI Dorong Industri Seni dan Pariwisata
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Kemenperin dan Bosch...
Kemenperin dan Bosch Tandai Pembangunan Fasilitas Manufaktur Baru di Bekasi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved