China Ciptakan Dua Miliarder Per Minggu

Minggu, 28 Oktober 2018 - 06:16 WIB
China Ciptakan Dua Miliarder...
China Ciptakan Dua Miliarder Per Minggu
A A A
JAKARTA - China menghasilkan miliarder tiap dua minggu di sepanjang tahun 2017, lalu berdasarkan laporan bank asal Swiss UBS dan auditor PwC. Jumlah miliarder di Negeri Tirai Bambu -julukan China- mengalami peningkatan dari 318 menjadi 373, dengan kekayaan gabungan mencapai sebesar USD1,12 triliun atau setara 874 miliar pounds menurut survei tersebut.

Dilansir BBC, menerangkan dalam laporan itu menyebutkan bahwa China menjadi negara tujuan bagi para pengusaha untuk menambahkan atau menciptakan kekayaan mereka. Sementara di seluruh dunia, total kekayaan miliarder meningkat 19% menuju rekor USD8,9 triliun yang kemudan dibagi sekitar 2.158 individu. Namun laporan itu juga memperingatkan bahwa miliarder China memiliki perputaran yang tinggi.

Dikatakan 106 orang menjadi miliarder baru, tetapi 51 orang justru lengser dari daftar untuk menggambarkan risiko melakukan bisnis di China. "Selama satu dekade terakhir, miliarder China telah menciptakan beberapa perusahaan terbesar dan paling sukses di dunia. Serta eningkatkan standar hidup," kata Josef Stadler, kepala kekayaan bersih ultra-high di UBS Global Management.

"Tapi ini baru permulaan. Populasi besar China, inovasi teknologi dan pertumbuhan produktivitas dikombinasikan dengan dukungan pemerintah, memberikan kesempatan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi individu. Tidak hanya untuk membangun bisnis, tetapi juga untuk mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik," paparnya.

Di sisi lain UBS dan PwC mengungkapkan, sudah ada lebih banyak miliarder di Asia daripada yang dimiliki Amerika Serikat (AS). Pada tren saat ini, mereka akan lebih kaya daripada rekan-rekannya dari AS dalam kurun waktu tiga tahun. Hanya ada 16 miliarder China baru-baru ini pada tahun 2016, kata laporan tersebut, tetapi sekarang hampir satu dari lima miliarder di seluruh dunia adalah orang China.

Dikatakan lebih lanjut 97% dari miliarder China hadir di negara sendiri yang sebagian besar berasal dari sektor teknologi dan ritel. Namun, laporan itu mengatakan bahwa kawasan Amerika, masih menjadi rumah bagi konsentrasi terbesar kekayaan para miliarder, meski begitu penciptaan kekayaan mengalami perlambatan saat ini. Pada 2017, AS menciptakan 53 miliarder baru, dibandingkan dengan 87 dalam lima tahun lalu. Di Eropa Barat, jumlah miliarder naik 17 menjadi 414 pada tahun 2017.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Beijing Gudangnya Miliarder,...
Beijing Gudangnya Miliarder, Mengalahkan Kota Manapun di Dunia Termasuk New York
Dihantam Kebijakan Keras...
Dihantam Kebijakan Keras Beijing, Harta 3 Pengusaha Properti Papan Atas China Raib Rp428,6 T
Mengungkap Misteri Hilangnya...
Mengungkap Misteri Hilangnya Miliarder China Sejak 2015, Ada Bao Fan hingga Jack Ma
10 Orang Terkaya di...
10 Orang Terkaya di China, Paling Tajir Raja Air Kemasan Punya Harta Rp720 Triliun
10 Orang Terkaya di...
10 Orang Terkaya di China Versi Forbes 2023
Miliarder Xiao Jianhua...
Miliarder Xiao Jianhua Dipenjara Selama 13 Tahun di China, Ini Sebabnya
Berita Terkini
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
23 menit yang lalu
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
1 jam yang lalu
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
2 jam yang lalu
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
4 jam yang lalu
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
12 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved