BEI Dorong Peran Corsec Awasi Tata Kelola Emiten

Senin, 29 Oktober 2018 - 14:59 WIB
BEI Dorong Peran Corsec...
BEI Dorong Peran Corsec Awasi Tata Kelola Emiten
A A A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) terus dorong peran sekretaris perusahaan (Sekper) atau corporate secretary (Corsec) sebagai penjaga tata kelola (Good Corporate Governance/GCG) di perusahaan terbuka. Tahun ini BEI telah mencatat 45 emiten terbaru dengan nilai penghimpunan dana mencapai Rp14 Triliun.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Goklas Tambunan mengatakan, akan ada banyak emiten baru yang juga membutuhkan peran Corporate Secretary (Corsec). Karena itu Corsec harus menjadi harus lebih paham regulasi pasar modal sebagai nilai tambah untuk perusahaan emiten. Peran Corsec semakin strategis sebagai penghubung antara perusahaan dengan stakeholder seperti pemegang saham dan dewan komisaris.

“Saat ini perkembangan informasi sangat cepat melalui sosial media. Karena itu Corsec harus lebih paham tata kelola dan selalu update soal regulasi pasar modal. Tugas Corsec kini juga bisa disebut Corporate Governance Officer,” ujar Goklas hari ini dalam Corporate Secretary Award 2018 di Jakarta, Senin (29/10/2018).

Goklas juga menambahkan, penerapan GCG menjadi aspek penting dalam menjalankan sebuah perusahaan. Hal ini sudah diatur dalam Peraturan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) di mana Corsec sebuah perusahaan tercatat sangat penting. “Sementara Corsec yang memiliki kewajiban untuk melaporkan informasi ke OJK dan publik,” ujarnya.

Lebih jauh dia menyampaikan, masih ada beberapa kasus emiten yang melakukan kesalahan dalam penyampaian informasi. Hal ini akibat Corsec belum begitu memahami terkait dengan aturan mainnya.“Dengan begitu akan ada pengenaan sanksi berupa ‘surat cinta’ atau teguran ke para Corsec,” jelasnya.

Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik mulai dikenalkan di Indonesia pada 1997. Saat itu, pemerintah memperkenalkan GCG dengan tujuan memperbaiki kondisi ekonomi akibat krisis yang terjadi di Indonesia. GCG adalah struktur dan mekanisme yang mengatur pengelolaan perusahaan agar bisa menghasilkan nilai ekonomi jangka panjang yang berkesinambungan bagi para pemegang saham maupun pemangku kepentingan.

Melalui GCG, perusahaan dapat menjalankan kegiatan perusahaan secara profesional dan efisien. Salah satu peranan yang paling penting dalam pelaksanaan GCG adalah peranan sekretaris perusahaan atau corporate secretary.

Corporate secretary (corsec) memiliki peranan kunci dalam pelaksanaan GCG, khususnya pada perusahaan publik dan emiten di bursa. Ini tidak dapat dipungkiri karena posisi dan tugas yang dipikul corsec sangat strategis dan menentukan. Namun, di Indonesia banyak yang belum menyadari pentingnya peranan corsec dalam hal ini.

Melalui kegiatan Corporate Secretary Award 2018, Warta Ekonomi memberikan apresiasi kepada perusahaan yang melaksanakan peranan corsec dengan baik, serta menjadikan perusahaan dengan corsec yang baik sebagai benchmark untuk perusahaan lain agar dapat menjalankan peranan corsec lebih baik kedepannya.

Menurut Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Komunikasi dan Media Massa, Gun Gun Siswadi, peran Sekper dalam sebuah perusahaan itu akan menjadi kunci utama terutama bagi perusahaan terbuka (emiten). Termasuk dalam hal menerapkan GCG.“Karena dia akan menjadi jantung aktivitas direksi dan komisaris untuk memastikan informasi tersampaikan ke publik dengan baik,” ungkap Gun Gun dalam kesempatan sama.

Apalagi saat ini, kata dia, tantangan industri ke depan adalah revolusi 4.0 yang berbasis cyber. Di mana berdasarkan data Kemenkominfo, pengguna internet saat ini sebanyak 147 juta dan pemilik sim card mencapai 360 juta.“Sehingga peran Corsec harus bisa mengantisipasi perkembangan teknologi informasi tersebut,” tegas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Upaya Mengapresiasi...
Upaya Mengapresiasi Kinerja Keuangan Para Emiten
Saham Bakrie Telecom...
Saham Bakrie Telecom Kena Suspend BEI, Pihak Berkepentingan Pantau Terus
Pemegang Saham PP Presisi...
Pemegang Saham PP Presisi Akan Menerima Dividen Tunai Rp1,15 Per Saham
Emiten Kelompok Teknologi...
Emiten Kelompok Teknologi Catatkan Pertumbuhan Tertinggi di Bursa
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
BEI Perpanjang Laporan...
BEI Perpanjang Laporan Keuangan Emiten
Berita Terkini
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
1 jam yang lalu
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
2 jam yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
12 jam yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
12 jam yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
13 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
14 jam yang lalu
Infografis
Disegani Dunia, Ini...
Disegani Dunia, Ini 4 Peran Erdogan dalam Kebangkitan Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved