Emiten Kelompok Teknologi Catatkan Pertumbuhan Tertinggi di Bursa
Selasa, 23 Februari 2021 - 16:44 WIB
loading...
Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir Januari 2021 baru saja meluncurkan klasifikasi industri yang baru yaitu IDX Industrial Classification. Adapun kelompok teknologi (IDXTECHNO) mampu menjadi leading sector di klasifikasi ini.
Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi menjelaskan, IDXTECHNO mencatatkan angka pertumbuhan yang tinggi 204,25 persen. Namun, proporsi market cap hanya sebesar 0,87 persen. Selain itu, terdapat juga kelompok keuangan (IDXFINANCE) dan barang baku (IDXBASIC), dan perindustrian (IDXINDUST).
(Baca juga: Tesla Pilih India, Apindo: Benahi Mata Rantai Investasi! )
"Sayangnya, beberapa leading sector yang rupanya mengalami dampak positif akibat pembatasan pandemi Covid-19 ini bobotnya belum terlalu besar di bursa kita, misalnya IDXTECHNO bobotnya hanya 0,87 persen dilihat dari proporsi market cap nya," ujar Hasan dalam acara Edukasi Wartawan BEI, Selasa (23/2/2021).
Selain itu, kelompok keuangan menjadi sektor yang paling dominan di bursa dengan mencatatkan angka pertumbuhan yang 11,61 persen dengan proporsi terhadap market cap sebesar 38,16 persen.
Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi menjelaskan, IDXTECHNO mencatatkan angka pertumbuhan yang tinggi 204,25 persen. Namun, proporsi market cap hanya sebesar 0,87 persen. Selain itu, terdapat juga kelompok keuangan (IDXFINANCE) dan barang baku (IDXBASIC), dan perindustrian (IDXINDUST).
(Baca juga: Tesla Pilih India, Apindo: Benahi Mata Rantai Investasi! )
"Sayangnya, beberapa leading sector yang rupanya mengalami dampak positif akibat pembatasan pandemi Covid-19 ini bobotnya belum terlalu besar di bursa kita, misalnya IDXTECHNO bobotnya hanya 0,87 persen dilihat dari proporsi market cap nya," ujar Hasan dalam acara Edukasi Wartawan BEI, Selasa (23/2/2021).
Selain itu, kelompok keuangan menjadi sektor yang paling dominan di bursa dengan mencatatkan angka pertumbuhan yang 11,61 persen dengan proporsi terhadap market cap sebesar 38,16 persen.
Lihat Juga :