Wall Street Menyusut Terimbas Kekhawatiran Perdagangan

Selasa, 30 Oktober 2018 - 08:38 WIB
Wall Street Menyusut...
Wall Street Menyusut Terimbas Kekhawatiran Perdagangan
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street mengalami penurunan pada perdagangan Senin, kemarin waktu setempat dengan indeks acuan S & P 500 berakhir mendekati untuk mengkonfirmasi koreksi kedua pada 2018. Sentimen negatif datang dari kekhawatiran baru tentang ketegangan kebijakan perdagangan Amerika Serikat (AS) versus China ditambah penurunan tajam sektor teknologi dan saham internet.

Setelah reli pada pagi, indeks utama AS menarik kembali untuk anjlok cukup tajam setelah laporan Bloomberg bahwa AS sedang mempersiapkan untuk mengumumkan tarif pada semua impor China yang tersisa pada awal. Hal ini mengantisipasi jika pembicaraan bulan depan antara presiden Donald Trump dan Xi Jinping mengalami kegagalan. "Jelas perang dagang ini berpotensi menimbulkan sesuatu yang lebih buruk dari saat ini," ujar Mark Luschini, Kepala Strategi Investasi di Janney Montgomery Scott.

Setelah indeks S & P 500 turun lebih dari 10% dari penutupan tertinggi pada 20 September selama sesi, indeks patokan memangkas kerugiannya sedikit terlambat untuk menutup 9,9% dari puncaknya. Indeks Dow juga turun lebih dari 10% dari rekor penutupan 3 Oktober selama sesi awal pekan, sebelum berakhir turun 8,9% dari sasaran.

Terpantau pada hari Senin, Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 245,39 poin atau 0,99% menjadi 24.442,92 sedangkan indeks S & P 500 kehilangan 17,44 poin yang setara dengan 0,66% ke posisi 2.641,25. Selanjutnya komposit Nasdaq menyusut 116,92 poin atau 1,63% di level 7.050,29.

Teknologi utama dan pertumbuhan saham, seperti Amazon.com Inc (AMZN.O), Google induk Alphabet Inc (GOOGL.O) dan Netflix Inc (NFLX.O), membukukan penurunan tajam. Sektor teknologi S & P 500 tercatat turun 1,8%. Saham yang disebut pertumbuhan FANG yakni Facebook (FB.O), Amazon, Netflix dan Alphabet telah kehilangan lebih dari USD200 miliar dalam nilai pasar di dua sesi terakhir.

Sektor industri. SPLRCI, yang dinilai sensitif terhadap masalah perdagangan, turun 1,7% dengan saham Boeing Co (BA.N) ambruk 6,6%. "Keprihatinan tentang pertumbuhan global dan perdagangan global terus menciptakan overhang bagi perusahaan AS dan ekuitas global," kata Chad Morganlander, manajer portofolio senior di Washington Crossing Advisors di Florham Park, New Jersey.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
9 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
11 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
58 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Infografis
Uni Emirat Arab dan...
Uni Emirat Arab dan Israel Sepakat Perjanjian Perdagangan Bebas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved