Rupiah Sesi Pagi Masih Terkapar, Yen Jepang KO Lawan Dolar

Rabu, 31 Oktober 2018 - 10:38 WIB
Rupiah Sesi Pagi Masih...
Rupiah Sesi Pagi Masih Terkapar, Yen Jepang KO Lawan Dolar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Rabu (31/10/2018) dibuka masih terkapar, sehingga tidak beranjak pada kisaran level Rp15.225/USD. Tren kejatuhan rupiah terjadi saat Yen Jepang juga tak berdaya menghadapi dolar AS yang terus meroket mendekati posisi terbaiknya dalam 16 bulan.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah sedikit membaik menjadi Rp15.227/USD. Posisi ini mencoba pulih dari posisi kemarin yang terparkir di level Rp15.237/USD.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah pagi ini terpeleset ke posisi Rp15.225/USD untuk terus merosot ke zona merah. Posisi ini memperlihatkan rupiah sulit bangkit dari sesi penutupan sebelumnya Rp15.223/USD dengan kisaran pergerakan Rp15.225-Rp15.231/USD.

Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini stagnan di posisi Rp15.222/USD atau tidak berubah dari kemarin. Pergerakan harian mata uang Garuda di level Rp15.200 hingga Rp15.231/USD.

Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 10.00 WIB berada di level Rp15.225/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih lesu saat berhadapan dengan USD dibandingkan penutupan kemarin pada Rp15.223/USD.

Di sisi lain, Dolar melayang di dekat level tertinggi 16 bulan versus enam mata uang utama lainnya. Hal ini setelah menguat pada sesi semalam, ketika para pelaku pasar memantau kinerja dari perekonomian AS dan berlanjutnya kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve.

The Fed tetap di depan kurva jalur pengetatan, untuk membuat dolar meningkat tinggi. Terpantau Dolar menguat ke posisi tertinggi tiga pekan saat menghadapi Yen Jepang ke posisi 113,21 setelah mencetak kenaikan 0,6% pada hari sebelumnya.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan lawan enam mata uang utama, mempertahankan keuntungan semalam untuk diperdagangkan di level 97. Sebelumnya naik ke level tertinggi 16-bulan di 97,02 pada hari Selasa, didukung oleh data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan serta memburuknya fundamental untuk euro.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
1 jam yang lalu
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
1 jam yang lalu
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
2 jam yang lalu
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
2 jam yang lalu
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
3 jam yang lalu
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved