Smart Cities Week di Australia, Danny Tampil di Depan Inovator Dunia

Kamis, 01 November 2018 - 10:59 WIB
Smart Cities Week di...
Smart Cities Week di Australia, Danny Tampil di Depan Inovator Dunia
A A A
SYDNEY - Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto didaulat sebagai narasumber pada Smart Cities Week Australia. Pada event tersebut, Danny menjelaskan konsep Makassar Sombere and Smart

Menurutnya, konsep inilah yang berhasil membuat Makassar mampu menaikkan PAD tiga kali. “PAD Makassar dari Rp500Milliar di tahun 2014 menjadi Rp1,4triliun di tahun 2018 dan menurunkan inflasi menjadi 3 persen serta menaikkan pertumbuhan ekonomi menjadi 8 persen di tahun 2018,” papar Danny Pomanto.

Kegiatan yang berlangsung di Sydney, Hilton Hotel Agora Room dari 30 Oktober - 1 November 2018 ini dihadiri berbagai inovator dunia, beberapa perusahaan yang bergerak dalam smart city dari seluruh dunia. Dari Indonesia juga termasuk Wali Kota Tangerang Selatan dan Wali Kota Binjai, meski hanya wali kota Makassar yang menjadi pembicara.

“Di sini berlangsung obrolan hangat di mana kami terlibat banyak dengan para pemimpin industri untuk berbicara tentang kebijakan, praktik, dan masa depan kota. Sebuah panggung pertunjukan untuk para inovator yang ingin menunjukkan kepada kita seperti apa wajah kota masa depan,” kata Direktur Smart Cities Council Australia New Zealand, Adam Beck seperti dikutip di CCN Australia.

Tim Smart Cities Council global sendiri telah merilis program untuk Smart Cities Week Australia ini sebelumnya, sebuah konferensi yang sekarang menjangkau beberapa lokasi termasuk Washington DC dan Silicon Valley di Amerika Serikat. Kedepan, acara juga direncanakan akan menjangkau Eropa dan Afrika pada tahun 2019.

“Karena infrastruktur, layanan, dan sumber daya terbentang untuk mengatasi pertumbuhan populasi, perubahan iklim dan gangguan ekonomi, tantangan kami adalah untuk memanfaatkan kekuatan teknologi, data, dan desain cerdas untuk menciptakan kota yang lebih baik dan lebih cerdas. Di Smart Cities Week ini akan membantu kami melakukan hal itu," ungkap dia.

Menurut Beck, Pekan Kota Cerdas Australia bukan hanya dialog. “Diskusi panel tidak lagi efektif. Sebaliknya, kami menginkubasi tindakan yang diperlukan untuk mempercepat kota pintar - apakah itu melalui perdebatan kebijakan ruang rapat atau laboratorium pengalaman,” katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fairid Naparin: Smart...
Fairid Naparin: Smart City Ubah Perilaku Masyarakat Menjadi Smart Digital
Sinar Mas Land Garap...
Sinar Mas Land Garap Bisnis Periklanan Digital Offline
Inovasi Digital Perlu...
Inovasi Digital Perlu Didorong Bangun Desa Wisata Berbasis Smart Tourism
Jakarta Stagnan dalam...
Jakarta Stagnan dalam Indeks Kota Cerdas Dunia, Kalah dengan Kota Kecil Ho Chi Minh Vietnam
Memadukan Teknologi,...
Memadukan Teknologi, Sejumlah Pemkot Berinovasi Membangun Smart City
Upaya Kolaboratif Membangun...
Upaya Kolaboratif Membangun Smart City dengan Smart Energy
Berita Terkini
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
49 menit yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
1 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
1 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
5 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
5 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved