Kekuatan Dolar Memudar, Rupiah Coba Tinggalkan Level Rp15.000/USD

Jum'at, 02 November 2018 - 10:57 WIB
Kekuatan Dolar Memudar,...
Kekuatan Dolar Memudar, Rupiah Coba Tinggalkan Level Rp15.000/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Jumat (2/11/2018) dibuka terus melesat untuk melanjutkan tren penguatan sejak kemarin dan mencoba meninggalkan level Rp15.000/USD. Pemulihan mata uang Indonesia memanfaatkan kekuatan dolar yang mulai memudar, seiring berkurangnya kepercayaan terhadap aset safe haven.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah sesi pagi perkasa di level Rp 15.089/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah terus melaju ke zona hijau dibandingkan kemarin yang terparkir Rp15.195/USD.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah pada awal perdagangan menguat menjadi Rp15.093/USD dari sebelumnya tertekan di posisi Rp15.127/USD. Menjelang akhir pekan, rupiah bergerak di kisaran level Rp15.077 hingga Rp15.100/USD.

Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini dibuka di level Rp15.085/USD yang melompat tinggi dibandingkan kemarin Rp15.125/USD. Rupiah terlihat membaik dengan pergerakan harian Rp15.075-Rp15.200/USD.

Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 10.00 WIB meroket menuju Rp15.097/USD. Posisi ini terapresiasi dari penutupan sebelumnya yang berakhir pada Rp15.195/USD.

Sementara seperti dilansir Reuters, Dolar merosot terhadap rival-rivalnya pada perdagangan Jumat, untuk menarik diri dari posisi terbaiknya dalam 16 bulan. Hal ini seiring kembalinya kepercayaan ke pasar keuangan dan mengurangi daya tarik aset safe haven karena investor menunggu laporan sektor ketenagakerjaan AS yang diawasi ketat.

Indeks dolar melawan enam mata uang utama sedikit berubah pada level 96,335 setelah turun hampir 0,9% dalam sesi semalam. Mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- terbebani rally Poundsterling sering menyusutnya kekhawatiran terhadap kondisi perdagangan global dan menjadi pendorong bagi dolar Australia dan yuan Cina.

Di sisi lain Pounds berdiri tegak dipengaruhi prospek Bank of England yang menjadi lebih berani dengan pengetatan kebijakan moneter. Sedangkan Euro sedikit berubah pada posisi 1,1402 terhadap USD setelah naik 0,9%. Dolar sendiri masih naik 0,1% pada level 112.795 terhadap Yen Jepang setelah turun 0,25% pada hari Kamis, kemarin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
1 jam yang lalu
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
1 jam yang lalu
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
2 jam yang lalu
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
2 jam yang lalu
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
3 jam yang lalu
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
3 jam yang lalu
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved