Wall Street Melemah Karena Kekhawatiran Perdagangan AS-China

Sabtu, 03 November 2018 - 10:01 WIB
Wall Street Melemah...
Wall Street Melemah Karena Kekhawatiran Perdagangan AS-China
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat alias Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Jumat waktu setempat, karena investor mencerna berbagai komentar dan laporan mengenai perdagangan AS dengan China. Selain itu, kejatuhan saham Apple karena pendapatan mereka turun di bawah USD1 triliun merembet ke sektor teknologi.

Mengutip CNBC, Sabtu (3/11/2018), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup lebih rendah 109,91 ke level 25.270,83. Indeks S&P 500 mundur 0,7% menjadi 2.723,06, karena penurunan saham Apple sebesar 6,6% menyeret turun nama-nama teknologi utama lainnya seperti Facebook dan Alphabet. Nasdaq turun 1% di level 7.356,99.

Wall Street mengalami kerugian karena investor melihat masih adanya kekhawatiran ketegangan perdagangan antara AS dengan China. Penasihat ekonomi Presiden AS Donald Trump, yaitu Larry Kudlow mengatakan kepada CNBC bahwa tidak ada rencana perdagangan dengan China.

"Tidak ada gerakan besar-besaran soal perdagangan dengan China. Kami tetap melakukan rutinitas yang normal seperti biasa. Dan kami tidak berada di puncak kesepakatan," ujarnya kepada CNBC ketika ditanya apakah presiden secara eksplisit meminta nasihatnya soal kesepakatan perdagangan. Dan Kudlow kembali menegaskan "tidak". Pernyataan ini mengirim Wall Street ditutup ke posisi terendah.

Pernyataan Kudlow ini bertentangan dengan berita Bloomberg sebelumnya pada Jumat waktu AS. Media tersebut menulis Trump telah meminta para pejabat untuk menyiapkan draft soal kesepakatan perdagangan AS-China.

"Jadi penurunan hari ini karena masih terkait dengan perdagangan," kata JJ Kinahan, kepala strategi pasar di TD Ameritrade.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Tengah Kekhwatiran...
Di Tengah Kekhwatiran Pandemi dan Perang Dagang, Wall Street Cetak Rekor
Perang Dagang Guncang...
Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Berita Terkini
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
40 menit yang lalu
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
57 menit yang lalu
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
57 menit yang lalu
Pertamina NRE Pasang...
Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak
1 jam yang lalu
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
1 jam yang lalu
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
2 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved