Enggar Sukses Selesaikan Perundingan Indonesia–EFTA CEPA

Sabtu, 03 November 2018 - 22:25 WIB
Enggar Sukses Selesaikan...
Enggar Sukses Selesaikan Perundingan Indonesia–EFTA CEPA
A A A
JAKARTA - Indonesia dan 4 negara yang tergabung dalam European Free Trade Association (EFTA) telah menyelesaikan Perundingan Indonesia-European Free Trade Association Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA) di Bali.

Perundingan berlangsung sangat intensif sejak 29 Oktober 2018 dan akhirnya berhasil disepakati kedua pihak pada 1 November 2018 di Bali. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita secara langsung turut memantau perundingan untuk memastikan kesepakatan yang saling menguntungkan bagi kedua pihak.

"Saya mengucapkan selamat kepada kedua pihak. Setelah selama 7 tahun berunding, akhirnya pada 1 November 2018 perundingan IE-CEPA dapat diselesaikan secara substantif. Secara khusus saya dan mitra kerja saya, Menteri Ekonomi Swiss, Schneider-Amman yang juga selaku Ketua EFTA selama negosiasi minggu ini memantau perundingan agar terjadi kesepakatan yang menguntungkan kedua pihak. Kami melakukan konferensi jarak jauh ketika perundingan stuck," ujar Enggar dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (3/11/2018).

Dengan diselesaikannya perundingan IE-CEPA, maka dalam satu tahun terakhir, Indonesia telah menyelesaikan tiga perundingan, yaitu IC-CEPA (Chile) pada Desember 2017, IA-CEPA (Australia) bulan Agustus 2018 dan IECEPA pada November 2018.

"Selesainya IE-CEPA merupakan capaian luar biasa bagi kedua pihak karena artinya Indonesia akan memiliki kesempatan lebih luas memasuki pasar EFTA yang memiliki kemitraan European Economic Area (EEA) dengan Uni Eropa. Akses pasar ke EFTA akan menjadi jembatan menuju pasar Uni Eropa yang lebih luas," imbuh Mendag.

Lebih lanjut Enggar menegaskan, seluruh isu perundingan telah diselesaikan, baik akses pasar, teks (rules) maupun cooperation. Langkah selanjutnya adalah melakukan legal scrubbing dan terjemahan. Menurut rencana, pengumuman secara resmi atas penyelesaian perundingan akan dilakukan di Jenewa pada akhir November, dimana 4 Menteri EFTA akan melakukan pertemuan tahunannya.

"Kami menekankan, perjanjian kemitraan IE-CEPA akan mendorong pembukaan akses pasar yang lebih luas, peningkatan ekspor barang dan jasa, menarik investasi, dan program-program kerja sama yang akan didapatkan dari negara-negara anggota EFTA. Semuanya itu diyakini akan meningkatkan daya saing Indonesia di wilayah Eropa dan bahkan di pasar global," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Sertifikasi Bikin Seret...
Sertifikasi Bikin Seret Ekspor, Kemendag Lakukan Lobi-lobi
Indonesia dan Filipina...
Indonesia dan Filipina Perkuat Kerja Sama Perdagangan Digital
11 Perjanjian Dagang...
11 Perjanjian Dagang On Going, 4 di Antaranya Target Rampung 2021
Kemendag dan KBRI Canberra...
Kemendag dan KBRI Canberra Dorong Kerja Sama Perdagangan Bilateral
Sempat Tertunda 4 Tahun,...
Sempat Tertunda 4 Tahun, RI Mendorong Perundingan IT-CEPA Dilanjutkan
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
18 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
34 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
2 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved