Venezuela Ingin Tarik Kembali Emas USD550 Juta dari Bank of England

Rabu, 07 November 2018 - 01:11 WIB
Venezuela Ingin Tarik...
Venezuela Ingin Tarik Kembali Emas USD550 Juta dari Bank of England
A A A
CARACAS - Krisis ekonomi parah di Venezuela membuat pemerintah mereka ingin menarik kembali cadangan emasnya senilai USD550 juta dari Bank of England, demi pemulihan. Jika dikonversi ke rupiah, dengan estimasi kurs Rp14.803 per USD, jumlah tersebut setara Rp8,14 triliun.

Mengutip dari Business Insider, Selasa (6/11/2018), pihak berwenang Venezuela sudah menghubungi Bank of England dalam upaya mendapatkan kembali cadangan emas sebesar 14 ton yang disimpan di brankas bank sentral Inggris.

Dan sudah menjadi praktik umum bagi pemerintah negara-negara berkembang untuk menyimpan cadangan emasnya di bank-bank sentral negara ekonomi yang lebih maju.

Keinginan pejabat Venzuela tersebut, menurut Reuters, karena terkait sanksi yang baru-baru ini diumumkan oleh Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump pada pekan lalu, meneken sebuah perintah eksekutif yang melarang warga AS berurusan dengan entitas dan individu yang terlibat dengan penjualan emas "hasil korupsi" dari Venezuela.

Namun, sejauh ini tidak jelas jumlah cadangan emas Venezuela yang disimpan di Bank of England. Pihak bank sentral Inggris pun menolak berkomentar kepada media massa.

Selama beberapa tahun terakhir, Venezuela telah menjadi penjual utama emas dan pada tahun ini, mereka telah menjual sekitar 24 ton emas senilai hampir USD900 juta ke Turki. Menurut kabar, dalam empat tahun terakhir, cadangan emas negara itu telah menurun dari sekitar 360 ton menjadi 160 ton.

Jumlah cadangan emas Venezuela yang cukup besar dibangun di era kepemimpinan mendiang Hugo Chavez. Tetapi kini, Venezuela kerap menjual beberapa cadangan emas sebagai sarana untuk mengatasi krisis ekonomi yang melanda.

Krisis ekonomi membuat hiperinflasi di Venezuela, sehingga harga kebutuhan pokok menjadi sulit terjangkau bagi banyak masyarakat di negara itu. Menambah kemiskinan dan tingkat kriminalitas pun meluas.

Pada Agustus, laporan Dana Moneter Internasional (IMF) menyebut ekonomi Venezuela diperkirakan mengalami kontraksi sekitar 18% di tahun ini. Sementara inflasi diperkirakan mencapai 1 juta persen.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Negara Ini Kaya Minyak,...
Negara Ini Kaya Minyak, tapi Rakyatnya Miskin dan Menderita
Sukses Invasi Venezuela,...
Sukses Invasi Venezuela, AS Kini Kuasai Cadangan Minyak dan Emas Terbesar di Dunia
Lagi, Inggris Tolak...
Lagi, Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela yang Disimpan di Bank of England
Ketidakpastian Global...
Ketidakpastian Global dan Ancaman Perang Dunia III, 10 Negara Ini Tingkatkan Cadangan Emas
38 Ton Emas Ditemukan...
38 Ton Emas Ditemukan di Tambang Bayannuur, Mongolia
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
1 jam yang lalu
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
2 jam yang lalu
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
2 jam yang lalu
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
3 jam yang lalu
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
3 jam yang lalu
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
3 jam yang lalu
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved