IPC Panjang Terapkan Digitalisasi Pelayanan Pelabuhan

Kamis, 08 November 2018 - 21:35 WIB
IPC Panjang Terapkan...
IPC Panjang Terapkan Digitalisasi Pelayanan Pelabuhan
A A A
JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) melalui Indonesia Port Corporation (IPC) Panjang melakukan langkah menuju pelabuhan berbasis digitalisasi. Program ini telah membuat semua sistem pengelolaan pelabuhan terintegrasi menjadi satu.

Hal tersebut ditandai dengan peresmian Gedung Integrated Port Service dan "Go Live" Non-Peti Kemas Terminal Operating System (NPK TOS). Ini merupakan program berbasis Terminal Basic Transformation and Sustainability Phase untuk menstandarisasi pelayanan barang, peningkatan kualitas data serta peningkatan keamanan barang. NPK TOS dibangun untuk mendukung kegiatan pelayanan mulai dari kegiatan perencanaan, pengendalian, kegiatan bongkar muat serta controlling.

General Manager IPC Panjang, Drajat Sulistyo, menyebutkan dengan adanya Gedung Integrated Port Service dan implementasi NPK TOS merupakan suatu langkah awal IPC Panjang menuju pelabuhan berbasis digital.

"Ini sejalan dengan visi IPC yaitu menjadi operator pelabuhan kelas dunia yang unggul dalam operasional dan pelayanan. Saya atas nama pribadi dan manajemen mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh awak IPC Panjang sehingga gedung ini bisa terbangun," ujar Drajat, dalam siaran pers, Kamis (8/11/2018).

Dia berharap digitalisasi ini mampu membantu kegiatan operasional di Pelabuhan Panjang. Dia yakin Pelabuhan Panjang bisa menjadi driving port setelah Pelabuhan Tanjung Priok di wilayah Pelabuhan Indonesia II.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kerja sama serta dukungannya, kepada semua pihak. Baik di internal maupun stakeholder Pelabuhan Panjang sehingga pelabuhan ini terus bisa berinovasi untuk menuju pelayanan yang prima bagi customer dan untuk Lampung yang lebih baik," kata Drajat.

Sementara itu, Deputy General Manager Komersial IPC Panjang, Syaifuddin Tanjung, menyatakan digitalisasi ini adalah wujud sinergitas IPC Panjang dengan sejumlah anak perusahaan.

"Untuk mewujudkannya IPC Panjang membangun Unit Pelayanan Terpadu yaitu Gedung Integrated Port Service yang merupakan pusat pelayanan dan monitoring kegiatan pelayanan kepelabuhanan dengan pola sinergi anak perusahaan dan sentralisasi activity dan reporting kegiatan di Pelabuhan Panjang," ujar Syaifuddin.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Telan Investasi Rp2,37...
Telan Investasi Rp2,37 Triliun, Progres Terminal Kijing Capai 55%
Pelindo II Tunda IPO...
Pelindo II Tunda IPO dan Akuisisi Pelabuhan Asing
Integrasi Pelabuhan,...
Integrasi Pelabuhan, Mengantarkan Semanggi Merebut Cuan
Banyak SDM Kurang Tahan...
Banyak SDM Kurang Tahan Tekanan di Dunia Kerja, Ini Penyebabnya
Operasional Tanjung...
Operasional Tanjung Priok Tetap Aman Terkendali, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Berjalan Normal
Kinerja Penguasa Pelabuhan...
Kinerja Penguasa Pelabuhan Dihantam Gelombang Lockdown
Berita Terkini
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
12 menit yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
41 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
58 menit yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
1 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
1 jam yang lalu
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved