Barata Kantongi Proyek PLTM Sisira Senilai Rp216 Miliar

Jum'at, 16 November 2018 - 02:14 WIB
Barata Kantongi Proyek...
Barata Kantongi Proyek PLTM Sisira Senilai Rp216 Miliar
A A A
JAKARTA - PT Barata Indonesia (Persero) kembali mendapatkan kontrak untuk mengerjakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM). Kali ini perusahaan plat merah tersebut mendapatkan proyek untuk mengerjakan PLTM Sisira (2 X 4,9) MW di Kecamatan Parlilitan, Sumatera Utara (Sumut) sebagai solusi pengembangan energi baru terbarukan (EBT) nasional.

Kepastian pembangunan tersebut didapat setelah dilakukan penandatanganan kontrak yang dilakukan antara PT Barata Indonesia (Persero) yang diwakili oleh Pgs. Direktur Utama PT Barata Indonesia Tony Budi Santosa dengan pihak PT Energi Alam Sentosa (anak perusahaan PT Terregra Asia Energy Tbk) yang bergerak di bidang energi terbarukan, yang diwakili oleh Iwan Sugiarjo.

Pgs. Direktur Utama PT Barata Indonesia Tony Budi Santosa mengatakan, proyek yang menelan biaya Rp216 miliar tersebut merupakan Turnkey Project yang dikerjakan oleh Barata Indonesia. “Karena itu kami berharap dukungan dari semua pihak termasuk dari pemerimtah untuk memperbanyak dan juga mempermudah regulasi yang berhubungan dengan proyek pembangkit listrik energi baru terbarukan," ujar Tony dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (15/11).

Terang dia proyek-proyek pembangkit listrik yang menggunakan energi baru-terbarukan memang menjadi salah satu fokus utama Barata Indonesia. “Selain memiliki pengalaman yang cukup panjang di bidang PLTM, energi baru-terbarukan juga sesuai arah kebijakan masa depan dari Pemerintah yakni menyediakan Energi yang bersih dan ramah bagi lingkungan,” jelasnya

PLTM yang merupakan renewable energy merupakan salah satu concern bisnis Barata Indonesia. Energi baru terbarukan merupakan alternatif dalam penyediaan energi yang harus semakin digalakkan karena Energi fosil akan semakin habis suatu saat. “Dari sisi posisi sebagai kontraktor, Barata Indonesia tentu saja semakin berkesempatan untuk meningkatkan lokal konten, serta turut mewujudkan program National Capacity Building (Membangun Kapasitas Nasional) dari Pemerintah," imbuhnya

Sebelum mendapatkan kontrak PLTM Sisira (2X4,9) MW, awal Januari lalu perusahaan yang berkantorlusat di Gresik tersebut juga memperoleh kontrak PLTM Batang Toru 3(2X5) MW di Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir Barata Indonesia juga telah menyelesaikan beberapa proyek PLTM, seperti PLTM Walessi 500 kW, PLTM Kayu Aro 950 kW, PLTM Lodagung (2 X 650) kW serta Penstock untuk PLTM Parmonangan (2 X 4.5) MW.

Terakhir, Barata Indonesia juga telah menyelesaikan proyek PLTM Lodagung (2X650) kW milik Perum Jasa Tirta I. Kedepannya, Barata Indonesia pun berharap, proyek-proyek pembangkit listrik yang menggunakan energi baru-terbarukan semakin menjamur, sehingga tercapai kedaulatan energi nasional yang berbasis energi baru-terbarukan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Barata Ekspor Komponen...
Barata Ekspor Komponen Pembangkit Listrik ke Armenia
Tancap Gas, Barata Indonesia...
Tancap Gas, Barata Indonesia Ekspor Komponen Pembangkit ke Bahrain dan Brazil
Punya Utang Jumbo, Ini...
Punya Utang Jumbo, Ini Daftar Kreditur Barata Indonesia
Pengembangan SPKLU yang...
Pengembangan SPKLU yang Masif Mendorong Masyarakat Menggunakan Kendaraan Listrik
Pemulihan Listrik Aceh...
Pemulihan Listrik Aceh Terbilang Cepat Meski Infrastruktur Rusak Parah dan Akses Sulit
PT PAL Kirim Pembangkit...
PT PAL Kirim Pembangkit Listrik Terapung Ke-2
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
12 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
33 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
51 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
1 jam yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved