Bank DKI Pimpin Sindikasi Pembiayaan 6 Ruas Tol Senilai Rp3,9 Triliun

Rabu, 28 November 2018 - 20:01 WIB
Bank DKI Pimpin Sindikasi...
Bank DKI Pimpin Sindikasi Pembiayaan 6 Ruas Tol Senilai Rp3,9 Triliun
A A A
JAKARTA - Bank DKI bekerja sama dengan PT JTD Jaya Pratama melakukan penandatanganan perjanjian kredit sindikasi senilai Rp13,7 triliun untuk pembiayaan investasi tahap 1 (Ruas Semanan-Sunter dan Sunter-Pulo Gebang) yang merupakan bagian dari 6 Ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta. Perjanjian kredit tersebut melibatkan 29 Kreditur dengan 6 Joint Mandated Lead Arranger & Bookrunner (JMLAB).

Direktur Keuangan Bank DKI, Sigit Prastowo, menyampaikan sebagai salah satu JMLAB, Bank DKI mendapatkan porsi penyaluran kredit sebesar Rp500 miliar dan mengkoordinir 16 BPD dengan total partisipasi sebesar Rp3,9 triliun.

"Penyaluran kredit tersebut didasarkan pertimbangan bahwa sektor infrastruktur jalan tol merupakan sektor yang potensial serta merupakan infrastruktur yang dibutuhkan dalam upaya pengembangan wilayah dan peningkatan ekonomi," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (28/11/2018).

Selain itu, penyaluran kredit kepada PT JTD Jaya Pratama juga didasarkan pada reputasi dan kinerja keuangan yang baik serta mempertimbangkan bahwa PT JTD Jaya Pratama merupakan anak perusahaan dari PT Pembangunan Jaya sebagai salah satu BUMD Provinsi DKI Jakarta.

Sebelumnya, Bank DKI juga telah berpartisipasi dalam penyaluran kredit pada sejumlah proyek infrastruktur seperti kepada PT Jasamarga Jalan layang Cikampek (JJC) untuk pembangunan ruas jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated Lintas Marga Sedaya untuk proyek ruas tol Cikampek-Palimanan, Marga Bumi Adhikaratya untuk proyek ruas tol Gempol-Pandanan.

Per November 2018, portofolio kredit sindikasi Bank DKI kepada sektor infrastruktur, transportasi dan kelistrikan mencapai Rp6,14 triliun. Adapun total penyaluran kredit sindikasi Bank DKI per November 2018 tercatat sebesar Rp8,61 triliun.

Ruas jalan tol yang dibangun bertujuan untuk menambah kapasitas jaringan jalan arteri yang ada serta untuk melayani lalu lintas yang lebih lancar dan lebih baik. Seluruh struktur badan jalan dibangun dengan konstruksi Tol Melayang (Elevated), atau dibangun di atas jalan arteri yang sudah ada, serta infrastruktur yang sudah terbangun sebelumnya.

Selain itu, ruas jalan tol yang dibangun juga dirancang untuk meminimalisasi pembebasan lahan dan memaksimalkan pemanfaatan ruang infrastruktur kota yang ada.

Ruas jalan tol tersebut nantinya akan menyediakan berbagai fasilitas terintegrasi yang memudahkan penggunanya untuk mengakses fasilitas transportasi umum. Sistem Bus Rapid Transit (BRT) on the Toll Road merupakan yang pertama dirancang di Indonesia, yaitu jalan tol yang dilengkapi oleh shelter bus sepanjang koridornya. BRT ini terakomodasi dengan tiga koridor, yaitu Blue Line, Red Line, dan Green Line. BRT juga melayani perjalanan jarak jauh dengan jarak antar shelter 3 hingga 4 kilometer.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bikin Jalan Tol Tanpa...
Bikin Jalan Tol Tanpa Pakai Duit Negara dan Bank, Jusuf Hamka: Bukan Riya atau Sombong
Lalu Lintas di Jalan...
Lalu Lintas di Jalan Tol DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten Turun 60%
JakCard Bank DKI Bisa...
JakCard Bank DKI Bisa Digunakan Bayar Tol
Astagfirullah! Sebuah...
Astagfirullah! Sebuah Bank Syariah Diduga Peras Pengusaha Jalan Tol
Mulai Hari Ini Pintu...
Mulai Hari Ini Pintu Tol Pondok Pinang dan Lenteng Agung Ditutup
Jalan Tol Jakarta Cikampek...
Jalan Tol Jakarta Cikampek Diberlakukan Contraflow Km 47 sampai Km 61 Arah Cikampek
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
29 menit yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
1 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
4 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
4 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
4 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
4 jam yang lalu
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved