Fluktuasi Harga Komoditas Tambang Internasional Kerek HPE Desember

Sabtu, 01 Desember 2018 - 05:12 WIB
Fluktuasi Harga Komoditas...
Fluktuasi Harga Komoditas Tambang Internasional Kerek HPE Desember
A A A
JAKARTA - Fluktuasi harga internasional mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) periode Desember 2018. Dibandingkan dengan HPE periode November 2018, sebagian besar komoditas mengalami kenaikan HPE. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 107 tahun 2018, tanggal 26 November 2018.

“HPE beberapa produk pertambangan mengalami kenaikan yang disebabkan oleh adanya fluktuasi harga internasional. Hanya produk konsentrat timbal, konsentrat rutil, nikel, dan bauksit yang mengalami penurunan,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan lewat keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (29/11).

Sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK yakni konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, nikel, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.

Perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal. Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, nikel, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Dibandingkan periode sebelumnya, kenaikan HPE dialami sebagian besar produk di periode Desember 2018. Konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) pada periode Desember 2018 ditetapkan dengan harga rata-rata USD 2.217,41/WE atau naik sebesar 0,06 %, konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62%) dengan harga rata-rata USD 51,91/WE atau naik sebesar 8,42%.

Selanjutnya konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50% dan (Al2O3 + SiO3) ≥ 10%) dengan harga rata- rata USD 26,52/WE atau naik sebesar 8,42 %, konsentrat seng (Zn ≥ 51%) dengan harga rata-rata USD 683,97/WE atau naik sebesar 0,28 %, konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD 30,99/WE atau naik sebesar 8,42 %, dan konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 45%) dengan harga rata-rata USD 209,09/WE atau naik sebesar 2,16%.

Sedangkan produk yang mengalami Penurunan dibandingkan HPE periode sebelumnya adalah konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD 802,40/WE atau turun sebesar 2,40%, konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90%) dengan harga rata-rata USD879,59/WE atau turun sebesar 0,82%, nikel (Ni < 1,7%) dengan harga rata-rata USD 16,93/WE atau turun sebesar 7,02%, dan bauksit (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga rata-rata USD26,41/WE atau turun 4,86%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Update HPE Produk Pertambangan...
Update HPE Produk Pertambangan di Januari 2022: Beberapa Komoditas Merangkak Naik
Smelter China Bandel,...
Smelter China Bandel, Menperin: Kami Catat!
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Harga Meroket, Bea Keluar...
Harga Meroket, Bea Keluar CPO Ditetapkan USD74/MT
Dongkrak Harga TBS Sawit,...
Dongkrak Harga TBS Sawit, Pemerintah Hapus Sementara Pungutan Ekspor CPO
Harga Referensi CPO...
Harga Referensi CPO Meningkat, Bea Keluar Jadi USD 74 per Metrik Ton
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
23 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
40 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved