Lewat Treasury, Anda Bisa Beli Emas Mulai Rp20.000

Selasa, 04 Desember 2018 - 13:37 WIB
Lewat Treasury, Anda...
Lewat Treasury, Anda Bisa Beli Emas Mulai Rp20.000
A A A
JAKARTA - Sebagai logam mulia, emas memiliki nilai yang terus meningkat. Namun kebanyakan kita berinvestasi emas masih dengan cara-cara konvensional. Adalah Treasury, sebuah platform aplikasi yang memudahkan konsumen membeli dan menyimpan emas.

Aplikasi Treasury yang diperkenalkan kepada publik, Senin (3/12/2018), ingin meyakinkan masyarakat bahwa untuk memulai suatu tujuan hidup maupun tujuan keuangan dapat dicapai dengan cara yang aman, mudah dan cerdas. Aplikasi Treasury memungkinkan Anda membeli dan menyimpan emas mulai dari Rp20.000 dan dapat mencetaknya mulai dari 0,5 gram, kapan saja.

CEO Treasury, Dian Supolo, mengungkapkan saat ini, proses membeli dan menyimpan emas, baik batangan maupun perhiasan secara umum masih dilakukan secara offline.

"Emas merupakan logam mulia yang memiliki kestabilan nilai jual yang baik. Sejak dulu, kakek, nenek, orang tua kita telah menanamkan persepsi bahwa menyimpan emas dalam bentuk fisik adalah cara yang paling aman. Namun yang terjadi saat ini banyak masyarakat yang menyimpan tanpa mengetahui berapa jumlah simpanan emasnya secara pasti," kata Dian dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Selasa (4/12/2018).

Dian menjelaskan, kehadiran Treasury ingin membantu mempermudah proses pembelian dan penyimpanan emas, sehingga penggunanya dapat mengetahui secara pasti berapa nilai emas yang dimiliki dan secara bertahap dan rutin dapat mengumpulkan emas untuk mencapai apapun tujuan hidup dan finansial mereka.

"Menyimpan emas di Treasury juga lebih aman dibandingkan dengan risiko menyimpan emas dalam bentuk fisik di rumah, ataupun di safe deposit box yang membutuhkan biaya," ujarnya berpromosi.

Caranya, melalui fitur e-wallet memungkinkan pengguna melakukan transaksi dengan mudah dan cepat. Selain itu, lembaga kliring yang ditunjuk secara ekslusif juga memastikan setiap transaksi dapat berlangsung secara aman. Dari segi infrastuktur teknologi informasi, Treasury menerapkan sistem otentifikasi berlapis yang turut menjaga dan memastikan kerahasiaan dan keamanan transaksi penggunanya.

Setiap transaksi pembelian akan langsung dikonversikan ke dalam jumlah gramasi emas yang akan tertera di dashboard. Konversi langsung ini dimungkinkan karena Treasury telah bermitra dengan PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) sebagai penyedia sekaligus penjamin ketersediaan emas. Sehingga pengguna aplikasi Treasury tidak perlu khawatir dan merasa aman.

Fitur-fitur unik dan cerdas lain yang dimiliki oleh Treasury adalah penggunanya dapat memantau harga emas secara real time per menitnya, dan nilai simpan emas yang dikumpulkan dapat diwariskan kepada anggota keluarga yang ditunjuk.

Membeli perhiasan emas secara online juga dimungkinkan di Treasury. Melalui situs yang tersedia, beragam perhiasan emas dapat menjadi alternatif produk pilihan. Setiap pencetakan emas batangan maupun pembelian perhiasan akan langsung dikirimkan ke alamat pengguna, disertai oleh sertifikat keaslian dan jaminan asuransi pengiriman dari PT UBS.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved