Dolar AS Jadi Investor Darling, Rupiah Tumbang ke Rp14.402

Rabu, 05 Desember 2018 - 17:33 WIB
Dolar AS Jadi Investor...
Dolar AS Jadi Investor Darling, Rupiah Tumbang ke Rp14.402
A A A
JAKARTA - Gencatan perdagangan antara Amerika Serikat dan Republik Rakyat China di akhir pekan lalu, menjadi energi bagi mata uang negara-negara emerging market, termasuk rupiah. Namun adanya kekhawatiran perlambatan ekonomi AS dan masih adanya potensi konflik dagang AS-RRC membuat dolar AS kembali menguat seiring statusnya sebagai safe haven.

Hari ini, Rabu (5/12/2018), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) di indeks Bloomberg, ditutup tumbang 111 poin atau 0,78% ke posisi Rp14.402 per USD, dibandingkan posisi Rp14.291 di Selasa lalu. Rabu ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.362-Rp14.425 per USD.

Layunya rupiah juga terpantau di data Yahoo Finance pada Rabu petang ini. Mata uang kebangaan kita, terdepresiasi 115 poin atau 0,80% ke level Rp14.400 per USD, setelah kemarin ditutup di Rp14.285. Hari ini, rupiah bergerak di level Rp14.288-Rp14.425 per USD.

Rupiah pun menjadi mata uang yang terlemah di Asia pada Rabu ini menurut catatan Bloomberg. Adapun mata uang Asia lainnya yang melemah melawan USD antara lain: Won Korea Selatan -0,77%, dolar Taiwan -0,37%, yuan China -0,36%, peso Filipina -0,33%, rupee India -0,21% dan yen Jepang -0,20%.

Dolar Amerika Serikat kembali menunjukkan tajinya terhadap sejumlah mata uang pada Rabu ini. Meredanya euforia gencatan konflik dagang AS-China dan risiko perlambatan ekonomi AS seiring jatuhnya imbal hasil obligasi, membuat investor memilih instrumen investasi yang aman. Status dolar AS sebagai safe haven pun menjadi buruan.

Melansir dari Reuters, indeks USD yang mengukur kinerja greenback melawan enam mata uang utama, naik 0,1% menjadi 97,09. Hasil ini membuat USD melemah 0,70% melawan dolar Australia menjadi 0,7286 dan turun tipis 0,07% melawan euro menjadi USD1,1336.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
16 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
27 menit yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
47 menit yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
1 jam yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
2 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved