Menkeu Sebut Banyak Makelar Anggaran di Daerah

Senin, 10 Desember 2018 - 13:04 WIB
Menkeu Sebut Banyak...
Menkeu Sebut Banyak Makelar Anggaran di Daerah
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan bahwa ada beberapa karyawan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang memiliki peran ganda yang negatif dalam pekerjaannya. Salah satunya, menjadi makelar yang akhirnya membuat anggaran di daerah rawan dikorupsi.

Korupsi anggaran di daerah ini kemudian menghambat pembangunan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Karena itu, Sri Mulyani menginginkan agar pemerintah daerah berpedoman pada prinsip pengelolaan keuangan yang teratur dan baik dalam mengelola keuangan di APBD.

"Karena banyak yang menyerahkan (pengelolaan) ke makelar, daerah pun enggak tahu kalau makelar itu justru banyak yang dikorupsikan," ujarnya di Jakarta, Selasa (10/12/2018).

Pengelolaan keuangan daerah, tegas dia, perlu berpedoman pada prinsip-prinsip good governance dan value for money. Dengan begitu, barulah dapat terwujud pemerintahan yang bersih dan prorakyat.

Sri Mulyani menambahkan, memformulasikan APBD dengan baik harus mencerminkan keadilan. Untuk itu, setiap pemangku kepentingan harus terus bekerja sama dalam mengurangi peluang terjadinya korupsi untuk memajukan perekonomian Indonesia.

"Apabila masyarakat kita makmur sejahtera, maka ASN pun ikut sejahtera dan kuat. Jadi jangan mengisap hak mereka," tegasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komisi XI DPR dan Menkeu...
Komisi XI DPR dan Menkeu Bahas Strategi Efisiensi Anggaran 2025
Sri Mulyani Tekankan...
Sri Mulyani Tekankan Efisiensi untuk Anggaran Tahun 2021
Menkeu Klaim Pembahasan...
Menkeu Klaim Pembahasan Anggaran RI Lebih Baik dari Negara Lain
Sri Mulyani Berikan...
Sri Mulyani Berikan Keterangan Pers Terkait Efisiensi Anggaran dan PHK Tenaga Honorer
Menkeu dan Gubernur...
Menkeu dan Gubernur BI Raker dengan Komisi XI DPR Bahas Percepatan Penyerapan Anggaran
Pimpinan MPR Ngambek...
Pimpinan MPR Ngambek Minta Sri Mulyani Dipecat, Ini Penjelasan Kemenkeu
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved