Jalur Cibatu Diaktifkan, Tarif Kereta Garut-Jakarta Rp26.000

Selasa, 11 Desember 2018 - 00:08 WIB
Jalur Cibatu Diaktifkan,...
Jalur Cibatu Diaktifkan, Tarif Kereta Garut-Jakarta Rp26.000
A A A
BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai melakukan aktivasi jalur kereta api dari Garut ke Cibatu. Bila jalur ini sudah aktif, KAI menjanjikan tarif sekitar Rp26.000 per orang untuk perjalanan Garut-Jakarta.

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Joni Martinus mengatakan, saat ini pihaknya sudah mulai melakukan proses aktivitas jalur kereta dati Cibatu ke Garut sepanjang 19,3 km. Jalur tersebut mati dan tidak pernah digunakan lagi sejak 1983 silam.

“Tiga ada 1.700 bangunan yang berdiri di jalur tersebut. Saat ini, mereka sudah ada yang mulai membongkar sendiri bangunannya. Targetnya, sampai akhir tahun jalur tersebut sudah steril dari bangunan,” kata Joni, Senin (10/12).

Menurut dia, PT KAI tidak memberikan ganti rugi bangunan. Karena jalur tersebut milik PT KAI. Pihaknya hanya memberikan uang angkut atau bongkar Rp200.000 per meter untuk semi permanen, dan Rp250.000/meter untuk bangunan permanen.

Menurut dia, setelah jalur rel lama terbebas dari bangunan liar, PT KAI selanjutnya akan melakukan ground breaking. Jalur tersebut selanjutnya akan ditimbun tanah, perbaikan bantalan, rel, dan membuat sistem persinyalan. “Kalau stasiun kami tinggal memperbaiki. Karena untuk jalur ke Garut, kondisi stasiunnya masih cukup bagus. Jadi tidak ada pembanguna baru,” kata Joni.

Menurut dia, dengan reaktivasi itu, jalur tersebut nantinya akan dipakai kereta api penumpang dan barang. Untuk KA penumpang, KAI akan mengaktifkan kereta rel diesel (KRD) rute Garut - Jakarta.

Ketika ditanya soal tarif, Joni mengaku belum ada keputusan pasti. Namun dia memastikan, tarifnya tidak akan lebih dari Rp30.000. “Kemungkinan sekitar Rp26.000. Tetap itu belum pasti. Nantinya, Kereta rangkaian itu akan menempuh perjalanan sekitar 6 jam,” imbuh dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Bersiap Aktivitas Normal,...
Bersiap Aktivitas Normal, PT KAI Siapkan Protokol Khusus
KAI Kembali Batalkan...
KAI Kembali Batalkan Seluruh Perjalanan Kereta Api hingga 30 Juni
PT KAI Terapkan Protokol...
PT KAI Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat
Selamat Tinggal Kursi...
Selamat Tinggal Kursi Tegak, Kereta Ekonomi Generasi Baru Meluncur 26 September 2023
Miliki 831 Unit Kereta...
Miliki 831 Unit Kereta Ekonomi, KAI Berniat Lakukan Peremajaan
Berita Terkini
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
9 menit yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
27 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
50 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
1 jam yang lalu
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
2 jam yang lalu
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
2 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved