Jamkrida Dorong UMKM Jateng Agar Berani Rambah Ekspor

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:03 WIB
Jamkrida Dorong UMKM...
Jamkrida Dorong UMKM Jateng Agar Berani Rambah Ekspor
A A A
SEMARANG - PT Penjaminan Kredit daerah (Jamkrida) Jateng terus melakukan pendampingan terhadap para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk berani melakukan ekspor. Hal tersebut dilakukan perusahaan penjaminan kredit daerah itu dalam upaya meningkatkan kualitas produk UMKM.

Dalam rangka itu, Jamkrida Jateng menjalin kerja sama dengan lembaga pembiayaan ekspor Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng dan menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas UMKM agar berani melakukan ekspor.

"Kami tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas UMKM di Jawa Tengah agar dapat terus berkembang dan memperbaiki kualitas produk miliknya, sehingga siap untuk di ekspor," tandas Direktur Utama Jamkrida Jateng M Nazir Siregar seusai acara Eksportir Gathering & Talk Show di Patra Semarang Hotel & Convention, Jawa Tengah, Selasa (11/12/2018).

Dia mengungkapkan, selama tahun 2018 pihaknya menargetkan penjaminan sebesar Rp3 triliun. Namun, sampai pertengahan Desember sudah tercapai Rp2,86 triliun. Capaian itu membuat PT Jamkrida Jateng optimistis bisa memenuhi target hingga akhir tahun 2018.

Menjelang akhir tahun ini, lanjut dia, Jamkrida mengoptimalkan berbagai cara untuk mencapai target tersebut. Salah satunya dengan menjaring berbagai nasabah potensial untuk memberikan penjaminan.

"Untuk kontribusi terbesar terhadap penjaminan di Jamkrida Jateng berasal dari kredit perdagangan sebesar 65%. Sementara 35% lainnya berasal dari sektor lain," ungkapnya.

Pada akhir tahun ini, lanmjutnya, Jamkrida terus menggenjot penjaminan sampai Rp3 triliun. Nazir mengatakan, untuk tahun 2019 pihaknya menargetkan penjaminan sebesar Rp4,3 triliun dan pihaknya akan lebih fokus menyalurkan kredit untuk pertanian dan para nelayan.

Sementara, Kepala OJK Jateng DIY Aman Santosa menyatakan, potensi ekonomi di Jateng saat ini sudah cukup baik, terutama pada sektor pariwisata dan UMKM. "Potensi tersebut perlu digenjot sebaik mungkin," ujar Aman.

Mengenai rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) di Jawa Tengah, Aman mengatakan besarannya tak lebih dari 5%. "Kami juga terus melakukan upaya untuk menurunkan angka NPL di Jateng," tambahnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
LPDB-KUMKM dan PT Jamkrida...
LPDB-KUMKM dan PT Jamkrida Jawa Tengah Perkuat Sinergi Penjaminan Kredit
Cuma UMKM yang Penuhi...
Cuma UMKM yang Penuhi Kriteria Bisa Dapat Penjaminan Kredit
UMKM Raih Sokongan Penjaminan...
UMKM Raih Sokongan Penjaminan Kredit Rp340 Triliun
Penyelamatan UMKM secara...
Penyelamatan UMKM secara Gotong Royong, Jamkrindo Sudah Jamin Kredit Rp475 Triliun
Terjerat Kredit Macet,...
Terjerat Kredit Macet, Pengusaha Minta Pemerintah Tangguhkan Status SLIK
Arsyad Rasyid: UMKM...
Arsyad Rasyid: UMKM Lokal Kunci Pembangunan Ekonomi Daerah
Berita Terkini
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
11 jam yang lalu
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
12 jam yang lalu
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
13 jam yang lalu
Kisah BRILink Agen John,...
Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI-Papua Nugini
13 jam yang lalu
Bisnis F&B Tumbuh Pesat,...
Bisnis F&B Tumbuh Pesat, Bali Jadi Hotspot Baru Ekspansi Franchise di Indonesia
14 jam yang lalu
Petani Sawit Apresiasi...
Petani Sawit Apresiasi PKS Taat HPP di Tengah Anjloknya Harga TBS
15 jam yang lalu
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved